RadarBanyuwangi.id - Tim Racing Bulls tampil impresif dalam sesi latihan bebas kedua (FP2) Grand Prix Monako 2025, dengan dua pembalap muda mereka, Liam Lawson dan Isack Hadjar, berhasil menembus enam besar.
Meskipun Hadjar mengalami dua insiden di lintasan, performa keseluruhan tim menjadi salah satu kejutan terbesar hari Jumat (24/5).
Lawson mencatatkan waktu terbaik kelima, hanya kalah cepat dari empat pembalap dari tim papan atas, Charles Leclerc dan Lewis Hamilton dari Ferrari, serta Oscar Piastri dan Lando Norris dari McLaren. Hadjar sendiri hanya terpaut beberapa seperseratus detik dari rekan setimnya.
“Hari yang sangat positif. Kami membuat banyak perubahan dan kemajuan signifikan dari sesi pagi. Tapi semua tim pasti akan berkembang besok, jadi kami juga harus terus mengejar performa itu,” ujar Lawson.
Lawson Nikmati Tantangan Monako dengan Mobil F1
Pembalap asal Selandia Baru ini mengaku terkesan menjalani debutnya di lintasan jalan raya Monako dengan mobil Formula 1.
Sebelumnya, ia sudah pernah mencicipi sirkuit ini di ajang Formula 2, namun menyebut pengalaman di F1 jauh lebih menyenangkan.
“Lebih baik di mobil F1, jelas lebih cepat dan lebih nyaman dikendarai. Benar-benar pengalaman yang luar biasa, tapi fokus kami sekarang adalah kualifikasi,” imbuhnya.
Hadjar: Dari Tabrak Dinding hingga Tetap Masuk Enam Besar
Sementara itu, Isack Hadjar menjalani hari yang penuh dinamika. Pembalap muda asal Prancis ini sempat menabrak pembatas di Nouvelle Chicane dan Sainte Devote, yang memicu red flag serta memaksa dirinya kembali ke pit untuk perbaikan.
Meski demikian, ia mampu melanjutkan sesi dan menyelesaikannya dengan waktu yang kompetitif.
“Sangat intens! Lalu lintas di Monako lebih sibuk dari biasanya. Saya bermain-main dengan batas lintasan dan sempat ketakutan saat tabrakan. Tapi saya berhasil memaksa mobil kembali ke pit,” tutur Hadjar.
Ia juga memberikan apresiasi kepada kru mekanik Racing Bulls yang bekerja cepat memperbaiki mobil agar ia tetap bisa menyelesaikan FP2.
“Saya minta maaf karena memberi mereka pekerjaan tambahan, tapi mereka luar biasa cepat hari ini,” tambahnya.
Langkah Positif Racing Bulls Menuju Kualifikasi
Racing Bulls menunjukkan bahwa mereka bukan sekadar tim pelengkap di tengah dominasi tim besar.
Konsistensi dan kepercayaan diri menjadi kunci menjelang sesi kualifikasi, yang sangat krusial di sirkuit dengan minim peluang menyalip seperti Monako. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi