Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Bek Timnas Indonesia Mees Hilgers Disorot Pundit Bola Belanda Usai FC Twente Kalah dari Ajax Amsterdam: Begini Komentarnya

Niklaas Andries • Selasa, 20 Mei 2025 | 14:00 WIB
SOROTAN: Penampilan Mee Hilgers saat memperkuat FC Twente di Eredivisie mendapat sorotan pundit bola Belanda
SOROTAN: Penampilan Mee Hilgers saat memperkuat FC Twente di Eredivisie mendapat sorotan pundit bola Belanda

Radarbanyuwangi.id – FC Twente tampil mengecewakan dalam pekan 34 Eredevisie 2024/2025 saat bertandang ke markas Ajax Amsterdam di Johan Cruff Arena Minggu (18/5).

Imbasnya, FC Twente takluk dari tim tuan rumah Ajax Amterdam dengan skor 2-0. Kekalahan itu sontak membuat sorotan ditujukan pada bek timnas Indonesia Mees Hilgers.

Pengamat sepak bola negeri kincir angin, Kenneth Perez pun melontarkan kritikan peda terhadap Mes Hilgers.

Kenneth Perez, yang merupakan mantan pemain FC Twente dan Ajax Amsterdam, menilai kesalahan Hilgers di babak pertama berkontribusi besar pada lahirnya gol pertama Ajax.

"Gol itu berasal dari pelanggaran yang dilakukan oleh si, maaf untuk mengatakannya, si bodoh Hilgers," ujar Perez.

"Seorang bek harus menggunakan otaknya. Dia benar-benar tidak waras. Saya menduga Hilgers merasa dirinya hebat sekali," tambahnya.

Tidak hanya itu, Perez juga menyinggung peran Timnas Indonesia yang dianggap memengaruhi performa Hilgers.

Ia menyebut sejak Hilgers membela Timnas Indonesia, pemain muda itu tampak kehilangan fokus dan bermain tanpa kecerdasan di lini pertahanan.

"Saya tidak tahu apa yang terjadi padanya sejak dia menjadi pemain internasional untuk Indonesia. Dia merasa dirinya adalah bintang dunia. Lihat betapa kuatnya saya. Dia kehilangan setiap bola dari (Brian) Brobbey," ungkap Perez.

Sekadar diketahui, Kenneth Perez merupakan pria kelahiran 24 Agustus 1974. Dia  merupakan mantan pesepakbola profesional asal Denmark yang kini aktif sebagai pengamat dan komentator sepak bola di Belanda.

Kariernya di lapangan hijau cukup gemilang, khususnya di Liga Belanda.

Selama kariernya, Perez berhasil meraih tiga trofi bergengsi, yaitu Piala Denmark 1996-1997 bersama FC Copenhagen, Piala Super Belanda 2006 saat berseragam Ajax Amsterdam, dan Liga Belanda 2009-2010 bersama FC Twente.

Menariknya, Perez turut menjadi bagian dari sejarah FC Twente saat klub itu meraih satu-satunya gelar Eredivisie sepanjang sejarah.

Kritik Perez terhadap Hilgers bisa jadi cerminan ekspektasi tinggi publik Belanda terhadap bek muda tersebut, terutama setelah dirinya memutuskan membela Timnas Indonesia.

Namun, tekanan ini tentu menjadi ujian bagi Hilgers untuk membuktikan kapasitasnya sebagai bek tangguh di kancah Eropa dan internasional.

Dalam pertandingan tersebut, Hilgers hanya dimainkan pada babak pertama sebelum akhirnya ditarik keluar dan digantikan oleh Alec van Hoorenbeeck di babak kedua.

Keputusan itu dinilai sebagai langkah tepat oleh Perez yang menilai Hilgers tidak mampu mengimbangi permainan cepat para penyerang Ajax.

Dalam pertandingan itu sendiri Ajax yang tampil agresif berhasil mencetak dua gol melalui Jordan Henderson pada menit ke-28 dan Wout Weghorst di penghujung laga, tepatnya pada menit ke-90.

Kekalahan tersebut memperpanjang catatan buruk FC Twente saat berhadapan dengan raksasa Belanda tersebut.(*)

 

Editor : Niklaas Andries
#fc twente #pundit #liga belanda #ajax amsterdam #Mess Hilgers #timnas indonesia #bola #belanda #eredivisie #timnas #Kenneth Perez