RadarBanyuwangi.id - Alpine F1 Team membuat keputusan mengejutkan usai Grand Prix Miami 2025 dengan mengganti pembalap utama Jack Doohan dan mempromosikan Franco Colapinto sebagai tandem baru Pierre Gasly.
Keputusan ini diambil hanya enam balapan sejak awal musim, meskipun Doohan baru saja memulai karier penuhnya di Formula 1.
Flavio Briatore, selaku Executive Advisor Alpine, menjelaskan latar belakang pergantian ini dalam wawancara eksklusif bersama F1 TV.
Menurutnya, keputusan ini dilandasi oleh kebutuhan tim untuk meningkatkan performa secara keseluruhan.
Briatore: Jack Butuh Waktu untuk Berpikir
Briatore mengungkapkan bahwa keputusan ini juga mempertimbangkan kondisi mental Doohan. “Saya rasa di satu titik, Jack sedang berada di masa sulit. Bukan hanya untuk tim, tapi juga bagi dirinya sendiri. Ia butuh waktu untuk menjauh sejenak dan merenung,” ungkap Briatore.
Dengan adanya Franco Colapinto yang telah menunjukkan performa menjanjikan saat menjadi pengganti di Williams pada paruh kedua musim lalu, Alpine melihat peluang untuk melakukan rotasi pembalap demi kepentingan tim.
Franco Colapinto: Dari Cadangan Jadi Harapan Baru
Colapinto yang sempat absen dari grid utama kini kembali dipercaya mengisi kursi di Alpine untuk lima balapan berikutnya.
Namun, Briatore menegaskan bahwa keputusan ini bisa bersifat permanen tergantung pada performa.
“Franco ada di mobil. Apakah lima balapan atau sepanjang musim, semuanya tergantung performa. Kami butuh dua mobil kompetitif setiap balapan karena persaingan sangat ketat,” ujarnya.
Kepergian Oliver Oakes Tak Pengaruhi Stabilitas Tim
Pergantian pembalap ini terjadi bersamaan dengan mundurnya Oliver Oakes dari jabatan Team Principal Alpine. Namun, Briatore menepis spekulasi soal ketegangan internal.
“Itu keputusan pribadi Oliver, tidak ada masalah antara kami. Tim tetap solid. Kami menghormati keputusannya dan mendoakan yang terbaik untuk kariernya,” kata Briatore.
Awal Sulit untuk Colapinto di Imola
Meski mendapat kepercayaan penuh, debut kembali Colapinto di F1 bukan tanpa hambatan. Ia mengalami kecelakaan pada sesi kualifikasi GP Emilia-Romagna di Imola dan juga menerima penalti grid akibat pelanggaran aturan.
Tim teknisi Alpine pun harus bekerja keras sepanjang malam untuk mempersiapkan mobilnya kembali.
Kendati demikian, Alpine tetap optimistis bahwa kehadiran Colapinto dapat memberikan angin segar dan meningkatkan daya saing mereka dalam perebutan poin. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi