RadarBanyuwangi.id - Perubahan susunan pembalap tim Alpine memunculkan kejutan besar di paddock Formula 1.
Setelah sempat menjalani debut penuh di musim 2025, Jack Doohan harus rela menyerahkan kursinya kepada Franco Colapinto untuk lima balapan berikutnya.
Keputusan ini menuai banyak perhatian, terutama karena Doohan dinilai tampil cukup solid di awal musim.
Namun di tengah situasi sulit tersebut, Doohan justru mendapat gelombang dukungan dari rekan-rekannya sesama pembalap F1 yang menyuarakan simpati dan keyakinan bahwa pembalap muda asal Australia itu masih punya masa depan cerah di ajang balap jet darat.
Piastri: Tak Ada yang Bisa Menghapus Statusnya sebagai Pembalap F1
Salah satu dukungan terkuat datang dari Oscar Piastri, rekan senegara Doohan. Ia menyebut keputusan Alpine memang sulit dipahami, tetapi menegaskan bahwa Doohan sudah membuktikan dirinya pantas ada di level tertinggi motorsport.
“Itu situasi yang berat. Tapi Jack tetap bisa bangga karena ia telah jadi pembalap F1, dan tak ada yang bisa mengambil itu darinya,” ujar Piastri.
Ocon: Dia Masih Punya Peluang Kembali ke Grid
Mantan pembalap Alpine yang kini memperkuat Haas, Esteban Ocon, juga menyampaikan simpatinya. Ia menilai Doohan menunjukkan performa kompetitif di beberapa sesi, khususnya saat kualifikasi.
“Jack menunjukkan performa kuat musim ini. Ia layak dapat tempat di F1. Tapi saya juga rasa Franco pantas dapat peluang,” ucap Ocon.
Ocon juga menyoroti keterbatasan jumlah kursi di F1 sebagai faktor utama banyaknya talenta yang tersingkir, bukan karena performa.
Liam Lawson: F1 Memang Dunia yang Kejam
Liam Lawson, yang juga pernah mengalami pergantian kursi secara mendadak, mengungkapkan empati yang mendalam.
“Saya sudah bicara langsung dengan Jack. Ia cukup membuktikan diri untuk bertahan di F1, tapi dunia F1 memang kejam,” jelas Lawson.
Menurutnya, Doohan tidak hanya layak masuk F1 dari pencapaiannya di level junior, tetapi juga telah menunjukkan kapasitas yang cukup selama balapan.
Yuki Tsunoda: Jack Sudah Memberi Segalanya
Sementara itu, Yuki Tsunoda yang kini membela Red Bull juga memberikan komentar positif. Ia memuji dedikasi dan kerja keras Doohan sepanjang musim.
“Ia memberi segalanya di balapan sebelumnya. Meski hasilnya tidak selalu memuaskan, performanya di kualifikasi Miami sangat kuat,” ujar Tsunoda.
Tsunoda juga menyatakan keyakinannya bahwa Doohan masih akan bangkit, entah itu kembali ke Formula 1 atau mencetak prestasi di kategori lain.
Doohan Tetap Jadi Bagian Penting Alpine
Meski dicadangkan, Doohan tetap menjadi cadangan utama Alpine dan disebut sebagai bagian “integral” dalam proyek jangka panjang tim. Ia diperkirakan akan tetap terlibat dalam pengembangan mobil dan simulasi teknis.
Sementara itu, Franco Colapinto, yang tampil mengesankan bersama Williams musim lalu, mendapat kesempatan emas untuk menunjukkan kemampuannya dalam lima balapan ke depan bersama Pierre Gasly. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi