RadarBanyuwangi.id - Panggung MPL Indonesia Season 15 Week 7 kembali memanas pada Sabtu malam (10/5).
Dua raksasa esports tanah air, RRQ Hoshi dan EVOS Legends, saling sikut dalam laga bertajuk “El Clasico Mobile Legends”. Tapi malam itu, satu nama jadi pusat perhatian, Sutsujin.
EVOS Legends siap lakukan balasan di game kedua usai kalah tipis di game pertamanya. Sejak early game, tensi langsung meninggi.
Baca Juga: Kicauan Burung Bikin Bahagia, Berikut 7 Manfaat Memelihara Burung untuk Kesehatan Mental
Duel pertama terjadi di area Turtle, di mana Sutsujin membuktikan ketajamannya dengan mengamankan Turtle pertama lewat Retribution presisi, meski harus kehilangan satu rekan di lane EXP.
Permainan EVOS sempat menunjukkan taringnya. Pada Turtle kedua, Alberttt tampil gemilang dengan mencuri objektif sekaligus menumbangkan dua pemain RRQ.
Tak sampai di situ, Turtle ketiga pun berhasil mereka kuasai. Keunggulan gold dan momentum pun berpihak pada EVOS. Namun RRQ bukan tim yang mudah runtuh.
Baca Juga: Polsek Tegalsari Ungkap Penganiayaan Brutal Saat Operasi Pekat II Semeru 2025
Memasuki menit ke-10, semua mata tertuju pada perebutan Lord pertama. RRQ sempat kehilangan satu pemain, tapi Sutsujin tampil menggila. Mencetak maniac di tengah kericuhan.
Meskipun akhirnya tumbang, RRQ berhasil memanfaatkan delay respawn EVOS dan mencuri Lord pertama. Lord tersebut dimanfaatkan dengan sangat baik. Turret mid dan top EVOS dihancurkan cepat.
Dan drama belum berakhir. Menit ke-15 jadi saksi comeback total. Sutsujin unjuk gigi dengan tumbangkan dua pemain EVOS. RRQ merebut Lord kedua dengan mudah. Push mematikan ke mid lane dilakukan RRQ berbekal buff Lord di tangan.
Baca Juga: Maniac Dibalas Maniac, Hasil MPL Indonesia Season 15 Week 7 Game Pertama RRQ Lawan EVOS
Menit ke-16, base EVOS runtuh. RRQ Hoshi menutup laga dengan kemenangan meyakinkan 2–0. Hasil ini tak hanya memberi mereka dua poin penuh. Tapi juga mempertegas posisi sebagai salah satu tim favorit juara MPL Indonesia Season 15.
Sementara itu, EVOS Legends harus segera berbenah jika ingin tetap bersaing di papan atas. Evaluasi menyeluruh wajib dilakukan demi menyongsong pekan-pekan penentu berikutnya. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi