RadarBanyuwangi.id - GP Miami 2025 menjadi akhir pekan yang mengecewakan bagi tim Haas. Mereka gagal mencetak poin meskipun menunjukkan potensi di sesi kualifikasi.
Esteban Ocon berhasil mencapai Q3 untuk pertama kalinya musim ini dan memulai balapan dari posisi sepuluh besar.
Namun, strategi pit yang kurang menguntungkan dan masalah teknis membuat tim keluar dari Miami dengan tangan hampa.
Ocon finis di posisi ke-12, setelah berjuang keras mempertahankan posisi dari para rivalnya. Salah satu momen krusial dalam balapan adalah ketika tiga Virtual Safety Car (VSC) muncul, namun Ocon tidak sempat memanfaatkan situasi tersebut untuk melakukan pit stop.
“Sebenarnya balapan kami cukup solid, tapi kami kurang beruntung karena tidak pernah mendapatkan momen pit stop di bawah VSC. Kami melakukan satu-satunya pit stop saat balapan berlangsung normal, yang membuat kami kehilangan posisi, terutama terhadap Isack Hadjar,” jelas Ocon.
Ocon juga sempat terlibat duel sengit dengan Lewis Hamilton, yang akhirnya mendahului secara bersih.
Meski demikian, Ocon tetap melihat sisi positif dari akhir pekan ini, khususnya performa saat kualifikasi.
“Kami jelas menunjukkan peningkatan, terutama dengan masuk ke Q3. Kami hanya butuh sedikit peningkatan performa agar bisa bersaing lebih baik di balapan berikutnya,” lanjutnya.
Rekan setim Ocon, Ollie Bearman, mengalami nasib yang lebih buruk. Ia terpaksa menghentikan balapan karena kehilangan tenaga dan kendali mobil di pertengahan lomba.
Padahal, Bearman sempat menunjukkan progres dalam Sprint meski memulai balapan utama dari posisi buncit.
“Saya kehilangan semua sistem, tenaga, kemudi, semuanya. Sangat disayangkan kami tidak bisa menyelesaikan balapan,” ujar Bearman.
Hasil tanpa poin di Miami membuat Haas kini tertinggal dari Williams di klasemen konstruktor, dengan selisih 17 poin.
Meskipun masih unggul cukup jauh dari Aston Martin, tren negatif dalam dua balapan terakhir menjadi alarm bagi tim untuk segera berbenah, khususnya dalam hal keandalan dan strategi.
Setelah jeda satu minggu, F1 akan melanjutkan musim di Eropa dengan seri Imola, disusul Monaco dan Spanyol.
Ini akan menjadi kesempatan penting bagi Haas untuk kembali ke jalur perebutan poin, terutama di sirkuit yang lebih bersahabat dengan karakteristik mobil mereka. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi