RadarBanyuwangi.id - Pebalap rookie Jack Doohan dari tim Alpine mengalami nasib sial saat sesi Sprint Qualifying (SQ1) Grand Prix Miami 2025.
Ia harus tersingkir lebih awal setelah gagal menyelesaikan flying lap kedua akibat kekacauan di pit lane yang melibatkan rekan setimnya, Pierre Gasly.
Masalah bermula saat Doohan hendak keluar dari garasi untuk menjalani lap terakhirnya. Namun, pelepasan Gasly secara bersamaan membuat ruang gerak Doohan terhambat.
Ia tidak bisa berbelok keluar secara normal dan harus ditarik mundur terlebih dahulu, membuatnya tertahan dalam antrean mobil lain di jalur pit.
Akibat keterlambatan tersebut, Doohan tidak sempat mencapai garis start tepat waktu untuk memulai lap cepat terakhirnya dan hanya mampu mencatatkan waktu dari satu putaran awal yang kurang maksimal.
“Itu tidak bisa diterima. Kalian menaruh saya di luar Q1, itu lelucon,” ujar Doohan kesal lewat radio tim, yang langsung direspons dengan permintaan maaf dari insinyurnya.
Dalam wawancara setelah sesi, Jack Doohan mengungkapkan kekecewaannya dan menilai bahwa ia kehilangan kesempatan besar karena strategi tim yang tidak tepat.
“Lap pertama masih berantakan, tapi feeling-nya bagus. Saya yakin lap kedua bisa jauh lebih cepat. Tapi saya tidak diberi kesempatan,” jelasnya.
Menurut Doohan, waktu dalam sesi kualifikasi dirancang agar setiap pebalap memiliki dua kesempatan lap cepat.
Sayangnya, karena situasi yang tak terduga, ia hanya sempat menjalani satu lap yang belum optimal.
Dengan posisi start dari P17, Doohan mengakui bahwa Sprint Race sepanjang 19 lap pada Sabtu ini akan menjadi tugas berat.
Namun, ia tetap akan memaksimalkan pengalaman ini untuk mempersiapkan kualifikasi utama dan balapan Grand Prix.
“Sprint akan sulit, tapi kami harus belajar sebanyak mungkin untuk bekal ke kualifikasi dan balapan utama. Masih ada kesempatan besok,” katanya optimistis.
Sementara itu, rekan setimnya Pierre Gasly akan memulai Sprint dari P13, menandakan Alpine masih harus bekerja keras untuk tampil kompetitif di Miami. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi