Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Mercedes Krisis di Tengah Papan Atas, Ini Kata George Russell Menjelang Balapan di Miami

Lugas Rumpakaadi • Sabtu, 3 Mei 2025 | 17:35 WIB
George Russell akui performa Mercedes belum stabil jelang F1 GP Miami, dengan tantangan suhu ban dan persaingan ketat dari rival-rival utama.
George Russell akui performa Mercedes belum stabil jelang F1 GP Miami, dengan tantangan suhu ban dan persaingan ketat dari rival-rival utama.

RadarBanyuwangi.id - Pebalap Mercedes, George Russell, mengakui bahwa timnya menghadapi sejumlah tanda tanya besar terkait performa menjelang Grand Prix Miami 2025.

Meski Mercedes saat ini berada di posisi kedua klasemen konstruktor, Russell menyebut bahwa secara rata-rata, tim berjuluk Silver Arrows itu merupakan tim tercepat ketiga di grid.

Dalam sesi konferensi media menjelang GP Miami, Russell secara terbuka menyampaikan bahwa raihan tiga podium yang sudah ia kumpulkan musim ini justru melampaui ekspektasi awal tim di pramusim.

Namun, ia juga menekankan bahwa pencapaian tersebut lebih disebabkan oleh konsistensi ketimbang keunggulan kecepatan murni.

“Kami bukan tim tercepat kedua jika dilihat dari performa murni. McLaren dan Red Bull punya keunggulan, dan Ferrari pun tampil kuat. Tapi kami berhasil menjaga konsistensi dan memaksimalkan setiap peluang,” jelas Russell.

Tantangan di Jeddah dan Ketidakpastian di Miami

Russell juga menyinggung penampilan di GP Arab Saudi yang disebut oleh Toto Wolff sebagai performa terburuk Mercedes musim ini.

Finis di posisi kelima menjadi sinyal bahwa masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan, terutama terkait pengelolaan suhu ban.

“Ban terlalu panas saat itu. Saya terlalu memaksakan mobil untuk mengejar dua pebalap di depan, dan akhirnya performa menurun drastis,” ujar Russell.

Ia juga mengakui bahwa karakter sirkuit Miami yang mirip dengan Jeddah dari sisi suhu dan permukaan lintasan bisa jadi tantangan tersendiri.

Fokus pada Kualifikasi, Hati-Hati Saat Balapan

Meskipun meragukan potensi saat balapan, Russell tetap yakin Mercedes memiliki keunggulan dalam sesi kualifikasi.

Ia berharap strategi yang tepat dan pemahaman dari pengalaman sebelumnya dapat membantu tim meraih hasil maksimal.

“Pace saat kualifikasi biasanya cukup bagus. Tapi untuk balapan, masih ada tanda tanya besar. Kita lihat saja nanti apakah pelajaran dari Jeddah bisa diterapkan dengan baik,” ungkap Russell.

Antonelli Siap Tantang Lintasan Baru

Sementara itu, rekan setim Russell, Kimi Antonelli, akan mencicipi GP Miami untuk pertama kalinya.

Pebalap muda Italia tersebut mengaku terus beradaptasi dengan mobil Mercedes W16 dan merasa lebih percaya diri tiap pekan balapan.

“Tiap akhir pekan saya makin nyaman dengan mobil ini. Miami adalah lintasan baru buat saya, tapi Sprint Weekend akan memberi kesempatan ekstra untuk memahami karakter trek,” jelas Antonelli.

Meski minim pengalaman di Miami, Antonelli optimistis bahwa kualifikasi akan kembali menjadi kekuatan tim.

Ia berharap dapat mengulang performa positif dan memperbaiki kekurangan dari balapan sebelumnya.

Menuju Balapan Penuh Ketidakpastian

GP Miami 2025 diprediksi akan menyajikan persaingan ketat, di samping karena karakter lintasannya, Sprint Race juga memberi dinamika tambahan.

Tantangan suhu tinggi dan degradasi ban yang tidak dapat diabaikan membuat Mercedes harus memaksimalkan strategi dan kemampuan teknis agar tetap kompetitif. (*)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#mercedes #george russel #GP Miami #f1