Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Tsunoda dan Gasly Senggolan di Arab Saudi, Apa yang Sebenarnya Terjadi di Tikungan Ketiga?

Lugas Rumpakaadi • Selasa, 22 April 2025 | 20:15 WIB
Yuki Tsunoda akui insiden dengan Pierre Gasly di GP Arab Saudi sebagai racing incident.
Yuki Tsunoda akui insiden dengan Pierre Gasly di GP Arab Saudi sebagai racing incident.

RadarBanyuwangi.id - Yuki Tsunoda mengungkapkan bahwa insiden yang melibatkan dirinya dan Pierre Gasly di Grand Prix Arab Saudi 2025 tidak dapat dihindari, mengingat kondisi yang ada pada lap pertama balapan.

Kedua pembalap, yang sebelumnya pernah menjadi rekan setim di Toro Rosso (sekarang Racing Bulls), terpaksa tidak bisa lanjutkan balapan lebih awal setelah bersenggolan di Jeddah Corniche Circuit.

Insiden itu terjadi ketika Gasly, yang mengendarai mobil Alpine, mencoba melewati Tsunoda di sisi luar pada pertarungan untuk posisi kedelapan.

Pada balapan di tikungan ketiga dan keempat, Tsunoda berusaha mempertahankan posisinya, namun Gasly yang berada di luar mencoba untuk tetap sejajar melalui tikungan kiri yang sempit.

Saat lintasan berbalik ke kanan, kedua mobil tersebut akhirnya bersenggolan dan meluncur ke dinding, mengakhiri balapan keduanya.

“Bagi saya, itu adalah insiden balapan. Saya tidak berpikir saya bisa melakukan lebih baik untuk menghindari kontak itu. Saya sudah berusaha semaksimal mungkin untuk menghindar, tetapi di ruang sempit seperti itu, sulit untuk menghindari kontak. Saya tidak tahu apa yang bisa saya lakukan selain itu,” ungkap Tsunoda setelah insiden tersebut.

Tsunoda juga menekankan bahwa meskipun mereka sudah saling mengenal, mencoba bertarung di luar dalam kondisi tersebut sangat berisiko.

“Jika saya mencoba untuk pergi ke luar dari sana, selain dia yang setidaknya menginjak setengah mobil di garis putih, kemungkinan besar akan terjadi tabrakan. Ini sangat disayangkan,” tambahnya.

Ketika ditanya apakah dia dan Gasly perlu lebih ‘ramah’ satu sama lain dengan banyaknya pembalap yang bersaing ketat di awal balapan, Tsunoda menyatakan, sudah tahu apa yang dilakukannya.

“Ya, saya tidak tahu apa yang harus saya lakukan. Saya berada di belakang Carlos (Sainz), saya sepenuhnya mengendalikan kecepatan, bukan seperti saya hampir menabrak Carlos di depan. Sulit untuk membenarkan siapa yang salah atau lebih baik,” ujar Tsunoda.

Sejak bergabung dengan Red Bull sebagai pengganti Liam Lawson di GP Jepang, Tsunoda baru mencatatkan dua poin kejuaraan, dengan finis di posisi kesembilan di Bahrain.

Sementara itu, rekan setimnya, Max Verstappen, telah mengumpulkan 51 poin. Hal ini memunculkan tekanan pada Tsunoda karena hasil yang kurang optimal.

“Setiap lap sangat penting bagi saya di saat-saat seperti ini. Ini masih balapan ketiga, dan setiap lap sangat berarti untuk belajar sesuatu. Sangat disayangkan sesuatu seperti ini terjadi di tahap ini,” pungkasnya.

Meski gagal melanjutkan balapan di Arab Saudi, Tsunoda tetap fokus pada peningkatan performa di balapan selanjutnya.

Ia berharap dapat terus belajar dan memperbaiki diri, terutama dalam situasi yang penuh tekanan di Red Bull. (*)

Editor : Lugas Rumpakaadi
#red bull racing #grand prix arab saudi #Insiden F1 Arab Saudi 2025 #pierre gasly #Yuki Tsunoda