RadarBanyuwangi.id - Tim Aston Martin menghadapi akhir pekan yang penuh tantangan pada Grand Prix Formula 1 di Sirkuit Internasional Bahrain.
Tidak ada dari kedua pembalapnya yang mampu menunjukkan peningkatan signifikan selama balapan.
Fernando Alonso menyelesaikan lomba di posisi ke-15, sementara rekan setimnya, Lance Stroll, berada di urutan ke-17.
Stroll sempat terlibat insiden dengan pembalap Liam Lawson yang berujung pada penalti waktu bagi Lawson.
Namun, insiden tersebut tidak memengaruhi hasil akhir secara signifikan bagi Stroll, karena ia tetap berada di luar zona poin.
Dengan hanya satu pembalap yang gagal menyelesaikan lomba, posisi belakang yang ditempati duo Aston Martin menunjukkan kurangnya daya saing mobil mereka sepanjang akhir pekan.
Strategi yang Gagal Membawa Hasil
Tim mencoba membagi strategi untuk kedua pembalapnya. Stroll memulai dengan ban soft, sedangkan Alonso memakai ban medium.
Namun, strategi tersebut tidak menghasilkan dampak yang signifikan terhadap performa maupun posisi finis.
“Tidak banyak yang bisa dikatakan hari ini. Ini adalah akhir pekan yang sangat sulit bagi kami. Kami belum berada di posisi yang kami inginkan saat ini, dan kami terus bekerja keras untuk memperbaiki situasi. Mari lihat apa yang bisa kami pelajari dari balapan ini untuk menghadapi Jeddah pekan depan,” ujar Stroll usai balapan.
Harapan Baru di Jeddah
Fernando Alonso juga menyampaikan kekecewaannya atas performa mobil AMR25 di Bahrain. Ia menyebut tim sudah memperkirakan trek ini akan menjadi tantangan.
“Kami tidak memiliki kecepatan sejak sesi latihan dan hal itu semakin terlihat malam ini. Saya mencoba memperpanjang stint dengan ban medium, namun setelah Safety Car, semua kembali seimbang dan kami tidak mendapatkan keuntungan dari strategi tersebut.”
Alonso, yang belum meraih poin musim ini setelah dua kali gagal finis sebelumnya, berharap tim bisa menunjukkan perbaikan di GP Arab Saudi.
“Jeddah punya karakteristik yang berbeda. Kita akan lihat apakah kami bisa tampil lebih baik di sana,” tambahnya.
Analisis Tim: Kurangnya Performa pada Semua Kompon Ban
Mike Krack, Chief Trackside Officer Aston Martin, menyatakan bahwa AMR25 mengalami kekurangan performa secara menyeluruh di semua jenis ban. Hal ini menjadi perhatian utama tim dalam menghadapi seri-seri berikutnya.
Walaupun performa di Bahrain mengecewakan, Aston Martin masih menempati posisi ketujuh dalam klasemen konstruktor, berkat poin yang diraih Lance Stroll pada balapan sebelumnya di Melbourne dan promosi posisi di GP China. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi