RadarBanyuwangi.id - Kimi Antonelli menunjukkan performa menjanjikan di Grand Prix Bahrain 2025, meskipun harus puas finis di posisi ke-11 setelah mengalami sejumlah kendala strategi dari tim Mercedes.
Memulai balapan dari posisi kelima, pembalap muda asal Italia itu sempat berpeluang meraih poin, namun serangkaian keputusan pit stop membuatnya kehilangan momentum.
Antonelli sempat tampil agresif di lintasan, bahkan berhasil menyalip juara dunia bertahan Max Verstappen dalam salah satu manuver terbaiknya.
Ia juga terlibat duel sengit dengan Carlos Sainz. Sayangnya, sejak awal balapan, ia kehilangan dua posisi dan mulai tergeser setelah rival-rivalnya berhasil melakukan strategi undercut saat pit stop pertama.
Masalah berlanjut ketika Mercedes mencoba mengantisipasi situasi dengan strategi undercut balik pada pit stop kedua. Antonelli kemudian dipasangkan ban soft, namun dalam kondisi lalu lintas padat, ia terpaksa memaksimalkan performa ban secara berlebihan.
Tak lama setelahnya, Safety Car keluar, dan tim memutuskan untuk memanggilnya ke pit untuk kali ketiga, keputusan yang terbukti merugikan karena ia kembali kehilangan banyak posisi.
“Itu cukup membingungkan karena ini kali pertama saya terkena undercut dan saya sudah menduganya,” ujar Antonelli pasca balapan.
“Namun ketika saya memakai ban soft setelah medium, hanya dua lap kemudian muncul Safety Car. Saya merasa seharusnya bisa tetap di lintasan karena suhu ban pasti turun juga, dan jika mendapat udara bersih, hasilnya mungkin berbeda.”
Antonelli menjadi satu dari hanya dua pembalap yang melakukan tiga kali pit stop, bersama Carlos Sainz dari Williams, dan keputusan tersebut terbukti tidak efektif.
Sementara itu, para pesaing seperti Esteban Ocon dan Max Verstappen yang tetap bertahan di lintasan saat Safety Car mendapat keuntungan posisi.
Meskipun tidak meraih poin, Antonelli tetap menunjukkan perkembangan signifikan. Kecepatannya dalam sesi kualifikasi meningkat, dan kemampuan manajemennya saat balapan serta keberanian dalam duel menunjukkan kemajuan yang nyata.
“Kecepatan saya terus membaik, terutama saat kualifikasi. Saya juga semakin nyaman saat bertarung dan menyalip di lintasan. Di Jeddah nanti, saya akan berusaha tampil lebih kuat lagi,” pungkas Antonelli optimistis. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi