RadarBanyuwangi.id - Charles Leclerc merasa bahwa Ferrari telah mengambil "langkah kecil" maju pada Grand Prix Bahrain, setelah finis di posisi keempat, meskipun ia mengakui bahwa masih banyak langkah yang diperlukan agar tim berada di posisi yang diinginkan.
Leclerc terlibat dalam persaingan ketat untuk merebut posisi podium pertamanya di musim 2025, namun harus menyerah pada Lando Norris yang tampil agresif di lap-lap terakhir. Alhasil, Leclerc harus puas finis di posisi keempat setelah memulai dari barisan terdepan grid.
Ferrari membawa serangkaian pembaruan signifikan untuk mobil mereka di balapan akhir pekan ini, termasuk pengenalan floor baru, dengan tujuan untuk mengejar ketertinggalan dari tim-tim terdepan.
Leclerc mengakui adanya kemajuan, tetapi ia juga menjelaskan bahwa Sirkuit Internasional Bahrain bukanlah tempat yang ideal untuk mengevaluasi potensi sebenarnya dari pembaruan tersebut.
“Langkah kecil (maju), tapi kita membutuhkan banyak langkah kecil sebelum mencapai tujuan kita,” ujar Leclerc setelah balapan.
“Seperti yang saya katakan di awal akhir pekan, kita harus berhati-hati. Kami membawa pembaruan ini ke sini dan ini bukan trek terbaik untuk memaksimalkan pembaruan tersebut, dan saya yakin minggu depan kami akan dapat mengambil sedikit lebih banyak performa dari pembaruan ini.”
Melihat balapannya, Leclerc merasa telah melakukan “segala-galanya” dalam usaha untuk meraih podium pertama musim ini.
Sepanjang Grand Prix, Leclerc sempat mempertanyakan strategi dua pit stop yang diterapkan, namun akhirnya merasa bersyukur karena keputusan tersebut dijalankan setelah munculnya Safety Car pada lap 32. “Saya sedikit kecewa, pada akhirnya kami sudah melakukan yang terbaik,” tambahnya.
“Start sangat sulit dengan ban medium, kami kehilangan banyak posisi dan kemudian kami harus sabar. Kami bertahan sedikit lebih lama dan itu mulai membuahkan hasil, lalu ada Safety Car yang merubah segalanya dan setelah itu dengan ban keras, kami kesulitan. Sangat disayangkan kami kehilangan podium, tetapi saya merasa ini adalah yang terbaik yang bisa kami capai hari ini.”
“Ini mengecewakan karena ketika Anda berjuang keras di akhir balapan, dan Anda berjuang untuk podium pertama musim ini, tetapi kecepatannya tidak cukup baik untuk mencapainya, jadi saya harap segera kami akan memiliki mobil yang memungkinkan kami kembali ke posisi tersebut.”
Leclerc juga menyebutkan adanya beberapa strategi yang sempat dibicarakan, termasuk strategi satu pit stop.
Namun, ia mengaku senang karena akhirnya tim memilih untuk tidak melakukannya, karena itu akan sangat sulit jika Safety Car keluar di kemudian hari. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi