RadarBanyuwangi.id - James Vowles, Kepala Tim Williams Racing, mengungkapkan kekagumannya terhadap performa Carlos Sainz yang dinilainya telah memberikan kontribusi lebih besar dari ekspektasi awal.
Sejak resmi bergabung dengan Williams untuk musim Formula 1 2025, Carlos Sainz telah menunjukkan kinerja impresif baik di dalam maupun luar lintasan.
Meskipun masih dalam tahap adaptasi terhadap mobil FW47, bos tim James Vowles menilai bahwa perekrutan pembalap asal Spanyol tersebut adalah keputusan yang sangat tepat.
Sainz bergabung dengan Williams setelah posisinya di Ferrari digantikan oleh Lewis Hamilton. Langkah tersebut menjadi peluang besar bagi Williams, yang akhirnya berhasil mengikat pembalap berusia 30 tahun itu dengan kontrak multi-tahun.
“Saya rasa kami mendapat lebih dari yang kami bayarkan,” ujar Vowles saat akhir pekan Grand Prix Bahrain.
“Ada dua cara untuk menilai performa: yang pertama tentu apa yang terlihat di lintasan, dan yang kedua adalah kontribusinya di balik layar."
Di sisi performa, Vowles menyatakan Sainz menunjukkan peningkatan konsisten. Meskipun karakteristik mobil Williams berbeda cukup signifikan dibanding Ferrari, ia yakin Sainz akan segera mencapai performa optimal.
Namun, yang paling mengesankan menurut Vowles adalah bagaimana Sainz bekerja sama dengan tim teknis, termasuk para insinyur aerodinamika dan rekayasa balap.
"Ia terlibat aktif mencari cara meningkatkan performa mobil hingga ke milidetik terakhir. Itulah alasan utama saya menginginkannya di tim ini, dan ia benar-benar melampaui ekspektasi," tambahnya.
Awal Musim yang Menjanjikan bagi Williams
Williams menunjukkan performa solid di awal musim 2025. Tim asal Grove, Inggris, kini menempati posisi kelima di klasemen konstruktor setelah mengamankan poin dalam tiga seri pembuka.
Alex Albon berhasil finis di 10 besar pada setiap balapan, sementara Sainz ikut menambah poin saat balapan di China.
Vowles menyampaikan kepuasannya terhadap pencapaian awal ini, meskipun tetap menekankan bahwa pengembangan jangka panjang untuk musim 2026 tetap menjadi prioritas utama.
“Saya sangat senang karena kini grid F1 sangat kompetitif, perbedaan waktu begitu kecil, hanya hitungan milidetik,” jelasnya.
“Walau fokus kami tertuju pada musim 2026, kami tetap mampu menciptakan mobil yang bersaing di papan tengah dan konsisten meraih poin."
Vowles juga menyebut bahwa masih ada pekerjaan rumah untuk membuat Sainz benar-benar nyaman di mobil, namun ia optimistis tim akan menjadi kekuatan yang patut diperhitungkan di klasemen tengah begitu hal tersebut tercapai.
“Saya yakin ketika keduanya (Albon dan Sainz) sepenuhnya menyatu dengan mobil, kami akan menjadi kekuatan yang tangguh,” pungkasnya. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi