RadarBanyuwangi.id - Pebalap muda Mercedes, Kimi Antonelli, menyatakan bahwa kepercayaan diri terhadap mobil merupakan perbedaan utama antara dirinya dan rekan setimnya, George Russell.
Ia mengakui masih terus mengembangkan aspek tersebut seiring dengan kemajuannya di musim debut bersama tim pabrikan asal Jerman itu.
Antonelli mencatatkan awal musim yang cukup positif, tampil konsisten mengumpulkan poin di tiga seri pembuka Formula 1 2025, termasuk saat Sprint Race di Grand Prix China.
Dalam konferensi pers menjelang Grand Prix Bahrain, pembalap asal Italia berusia 18 tahun itu memberikan penilaian terhadap performanya sejauh ini. “Saya rasa sejauh ini berjalan cukup baik,” ujar Antonelli.
“Hal yang paling saya senangi adalah konsistensi yang saya tunjukkan sepanjang tiga balapan pertama, dan saya terus berupaya berkembang dari pekan ke pekan.”
Antonelli juga menyebut bahwa pengalaman mempelajari perilaku ban menjadi pembelajaran penting baginya.
“Tiap akhir pekan adalah proses pembelajaran besar, terutama soal pemahaman terhadap ban. Saya cukup terbantu dengan penggunaan kompon yang sama seperti di Suzuka untuk akhir pekan ini, karena saya semakin memahami karakteristiknya.”
Ia menambahkan bahwa kendala pada sesi kualifikasi, khususnya dalam pemanasan ban, mulai bisa diatasi sejak Grand Prix Jepang.
“Di beberapa balapan awal, saya cukup kesulitan saat pemanasan ban di sesi kualifikasi. Tapi Suzuka menjadi langkah maju yang besar. Jadi, saya senang dengan perkembangan ini.”
Belajar dari Russell dan Tantangan Selanjutnya
George Russell, yang tampil impresif dengan dua podium di Australia dan China serta finis kelima di Jepang, menjadi sosok penting dalam proses belajar Antonelli. Ia mengakui banyak belajar dari pengalaman Russell.
“George punya pengalaman yang cukup banyak di Formula 1 dan bersama mobil ini. Perbedaan yang paling terasa adalah tingkat kepercayaan dirinya saat mengendarai mobil, dia tahu persis bagaimana memposisikan mobil dan ke mana arah mobil saat menikung.”
Antonelli merasa kepercayaan diri dan pemahaman terhadap mobil mulai tumbuh di Suzuka dan kini menatap Bahrain dengan optimisme, meski kondisi sirkuit diprediksi jauh lebih panas dibanding sesi uji coba pramusim.
“Saya cukup menantikan akhir pekan ini karena ini sirkuit yang saya kenal dengan baik. Meski kondisinya jauh lebih panas dibandingkan saat tes, saya penasaran dengan apa yang bisa kami capai.”
Target Realistis Antonelli di GP Bahrain
Antonelli menegaskan bahwa target utamanya di GP Bahrain adalah mempertahankan tren positif dan terus menyempurnakan performa kualifikasi.
“Target saya adalah menjaga momentum positif ini, meningkatkan kecepatan saat kualifikasi, dan menyatukan seluruh elemen dengan lebih baik, mulai dari pemanasan hingga lap cepat. Kecepatannya sudah ada, tinggal bagaimana mengoptimalkannya.”
Dengan pendekatan yang konsisten dan fokus pada perkembangan pribadi, Antonelli berharap bisa terus mencatatkan hasil yang menjanjikan dalam sisa musim 2025 ini. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi