RadarBanyuwangi.id - Pembalap asal Selandia Baru, Liam Lawson, mencoba melihat sisi positif dari penampilannya yang kurang memuaskan saat kembali memperkuat Racing Bulls pada ajang Formula 1 Grand Prix Jepang 2025.
Lawson finis di posisi ke-17, sementara rekan setimnya yang masih berstatus rookie, Isack Hadjar, berhasil mengamankan poin dengan finis di posisi ke-8.
Lawson menggantikan Yuki Tsunoda untuk balapan di kandang sendiri di Suzuka, setelah Red Bull memutuskan melakukan pergantian susunan pembalap menyusul dua akhir pekan awal musim yang menantang bagi Lawson.
Mobil Racing Bulls sendiri dikenal memiliki karakteristik yang lebih "ramah pembalap", sehingga diharapkan Lawson dapat menunjukkan kembali performa kompetitif seperti yang ia tunjukkan di akhir musim 2024, yang membuatnya dipanggil oleh Red Bull untuk tampil di kelas utama.
Start yang Menjanjikan, Hasil yang Mengecewakan
Dalam sesi kualifikasi, Lawson berhasil menembus fase pertama untuk pertama kalinya musim ini dan bahkan mengungguli Tsunoda, dengan start dari posisi ke-13.
Namun sayangnya, strategi untuk memperpanjang stint pertama tidak membuahkan hasil dan membuatnya kehilangan banyak posisi selama balapan.
“Itu sebenarnya inti dari semuanya, tidak banyak yang bisa saya katakan,” ujar Lawson usai balapan.
“Kami mencoba strategi berbeda dengan memperpanjang stint pertama, tapi ternyata tidak berjalan sesuai harapan. Start juga cukup sulit, terutama di Lap 1, tapi kami pasti akan belajar dari pengalaman ini.”
Masih Ada Kesempatan di Triple-Header
Grand Prix Jepang menjadi seri pertama dari rangkaian triple-header F1 2025, yang akan berlanjut di Bahrain dan Arab Saudi dalam beberapa pekan ke depan. Ini memberikan peluang bagi Lawson untuk menunjukkan kemajuan dan menyesuaikan diri lebih baik dengan mobil.
Saat ditanya tentang hal-hal yang bisa ia ambil dari akhir pekan ini, Lawson menjawab, “Kami akan terus membangun progres, membiasakan diri dengan mobil, dan mendorong performa semaksimal mungkin.”
“Kami sebenarnya memiliki kecepatan yang bagus sepanjang akhir pekan, sayangnya tidak saat dibutuhkan. Tapi tetap ada sisi positif yang bisa dipetik.”
Klasemen dan Tantangan ke Depan
Saat ini, Liam Lawson berada di posisi ke-18 dalam klasemen sementara pembalap musim 2025 dan termasuk dalam lima pembalap yang belum mengumpulkan poin, bersama Pierre Gasly, Fernando Alonso, Jack Doohan, dan Gabriel Bortoleto.
Dengan dua balapan berikutnya segera tiba, harapan tetap terbuka bagi Lawson untuk membalikkan keadaan dan menunjukkan performa yang lebih kuat di sisa musim ini. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi