RadarBanyuwangi.id - Sesi kualifikasi GP Jepang menghadirkan cerita kontras di garasi Ferrari. Charles Leclerc tampil meyakinkan dengan finis keempat, sementara Lewis Hamilton kecewa berat usai terjebak di posisi delapan.
Leclerc mengaku puas karena merasa sudah mengeluarkan performa maksimal dari mobilnya. Ia sempat melakukan perubahan besar pada setup sejak latihan Jumat (4/4) dan merasakan peningkatan signifikan. “Ini posisi terbaik yang bisa kami raih hari ini,” ujarnya.
Meski demikian, Leclerc juga menyoroti kekurangan utama Ferrari, performa keseluruhan yang masih tertinggal dari pesaing utama seperti Red Bull dan McLaren.
Sementara itu, Hamilton mengalami kualifikasi yang naik turun. Ia sempat terganggu oleh insiden di Q2 saat Carlos Sainz menghalangi lajunya, yang kemudian berujung pada penalti grid untuk sang pembalap Williams.
Namun yang paling mengecewakan, menurut Hamilton, adalah kesalahan kecil saat mencoba memperbaiki waktunya di Q3.
“Saya berjuang sepanjang sesi. Di Q3, saya mengalami oversteer parah dan tak mampu menebusnya di lap terakhir,” keluh Hamilton.
Meski kecewa, pembalap Inggris itu tetap menatap balapan dengan optimisme, terutama karena ada kemungkinan hujan pada hari Minggu (6/4).
Menariknya, Leclerc justru berharap balapan berlangsung dalam kondisi kering. Ia ingin menguji perubahan setup agresifnya di lintasan yang stabil.
Dengan cuaca yang tak menentu dan performa tim yang masih belum stabil, Ferrari siap menghadapi balapan yang penuh kejutan di Suzuka. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi