RadarBanyuwangi.id - Grand Prix Amerika 2025 menghadirkan aksi yang mendebarkan.
Dari drama di grid, kesalahan strategi ban, hingga crash yang mengubah jalannya balapan, seri ini benar-benar tak terlupakan.
Semua sorotan awalnya tertuju pada Marc Marquez (Ducati Lenovo Team), namun justru Francesco Bagnaia yang keluar sebagai pemenang setelah Marquez mengalami kecelakaan.
Keputusan Marquez untuk menjadi pembalap pertama yang beralih ke ban slick ternyata berujung petaka. “Saya pikir ini keputusan tepat, tapi ternyata tidak,” ujar Marquez.
Sayangnya, ia kehilangan kendali di Tikungan 4 pada Lap 9 dan terjatuh, mengakhiri harapannya untuk menang lebih awal.
Francesco Bagnaia memanfaatkan situasi dan mengamankan kemenangan perdananya di Circuit of The Americas (COTA).
“Marc lebih cepat dari kami, tapi setelah dia jatuh, saya hanya berusaha menjaga jarak dengan Alex (Marquez),” ungkapnya.
Sementara itu, Jorge Martin yang mengalami kecelakaan parah di pramusim mengaku belum pasti bisa turun di GP Qatar.
“Saya belum akan mengendarai motor sebelum Qatar, khawatir cedera makin parah,” kata sang juara bertahan.
Alex Marquez kini memimpin klasemen dengan selisih hanya satu poin dari Marc Marquez. “Saya tidak percaya bisa memimpin Kejuaraan setelah tiga balapan,” ujarnya.
Fabio Di Giannantonio berhasil meraih podium pertamanya musim ini meski sempat kelelahan di pertengahan balapan. “Tangan saya sudah lelah setelah lap ketujuh, tapi saya terus berusaha,” katanya.
Sementara itu, Jack Miller (Prima Pramac Yamaha MotoGP) finis di posisi lima besar, menjadi pembalap Yamaha terbaik di balapan ini. “Kami masih harus mengejar Ducati, tapi ini langkah yang baik,” ucapnya.
Fabio Quartararo mengalami kecelakaan sebelum balapan dimulai tetapi masih bisa finis di P10. “Kesalahan saya sendiri, tapi motor juga tidak dalam kondisi terbaik,” jelasnya.
Johann Zarco sempat berjuang di posisi delapan sebelum kecelakaan menurunkannya ke P17. “Hari Minggu ini seharusnya bisa lebih baik,” keluhnya.
Drama GP Amerika 2025 meninggalkan banyak cerita, dan persaingan semakin panas menjelang GP Qatar. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi