RadarBanyuwangi.id - Drama besar terjadi di sesi Q2 MotoGP Austin setelah Joan Mir (Honda HRC Castrol) mengalami kecelakaan di sektor 3 dan 4.
Insiden ini langsung memicu Yellow Flag, yang secara otomatis membatalkan lap bagi semua pebalap yang melintas di zona tersebut. Namun, keputusan mengejutkan datang dari FIM MotoGP Stewards.
Biasanya, setiap pebalap yang melewati bendera kuning harus memperlambat lajunya, dan jika tidak, lap mereka akan dibatalkan.
Namun, ada pengecualian jika seorang pebalap dianggap tidak mungkin melihat bendera kuning tepat waktu untuk bereaksi, maka lapnya bisa dikembalikan.
Inilah yang terjadi pada Fabio Di Giannantonio (Pertamina Enduro VR46 Racing Team) di COTA. Ketika Mir jatuh, Di Giannantonio hanya berjarak dua motor di belakangnya.
Meski marshal dengan sigap mengibarkan bendera kuning, Diggia sudah melewati titik tersebut dan tengah fokus jauh ke depan, melewati apex tikungan.
Stewards menilai bahwa ia tidak memiliki cukup waktu untuk melihat bendera kuning dan memperlambat laju motornya. Akibatnya, lap yang sempat dibatalkan pun dikembalikan.
Keputusan ini menjadi berkah bagi Di Giannantonio. Lap tersebut membuatnya naik ke posisi kedua di grid, hanya kalah dari Marc Marquez (Ducati Lenovo Team), yang mengamankan pole position ke-8 di COTA.
Keputusan Stewards ini tentu memicu perdebatan, namun yang jelas, Diggia kini punya peluang besar untuk bersaing di barisan depan saat balapan nanti. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi