RadarBanyuwangi.id - Jorge Martin tengah menghitung hari menuju comeback setelah pramusim yang penuh tantangan menghambat awal perjalanannya bersama Aprilia Racing.
Cedera yang dialaminya membuatnya absen dari tiga seri awal MotoGP 2025, termasuk Grand Prix Argentina dan Amerika.
Namun, kabar baiknya, ia menargetkan balapan di Qatar (11-13 April) sebagai momen kembalinya ke lintasan.
Comeback di Qatar
Dalam wawancara dengan La Gazzetta dello Sport, Martin mengungkapkan optimismenya. "Saya berharap bisa kembali di Qatar, tetapi hanya jika tidak ada risiko. Saya akan mengevaluasinya setelah Austin," katanya.
Ia menegaskan bahwa tidak ingin terburu-buru karena bisa memperpanjang proses pemulihan. Namun, satu hal yang pasti, Martin siap kembali lebih kuat bersama Aprilia.
Menatap Masa Depan, Tanpa Dendam
Sang juara bertahan juga mengenang perjalanan kariernya, termasuk keputusan Ducati yang menggantikannya pada Juni 2024 di Mugello. Alih-alih kecewa, Martin justru melihatnya sebagai tantangan baru.
"Saya tidak menyimpan dendam. Saya suka tantangan, dan memenangkan gelar dengan motor yang belum pernah juara sebelumnya adalah tantangan terbesar," ungkapnya.
Ketinggalan 5.000 Km, Tapi Tetap Optimis
Martin sadar bahwa ketertinggalannya cukup besar, sekitar 5.000 kilometer dibanding rivalnya, karena absen dari tes pramusim dan tiga balapan awal.
Namun, ia tetap berpikir positif. "Semua terjadi karena alasan. Ini akan membuat saya kembali lebih kuat," pungkasnya. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi