RadarBanyuwangi.id - Debut di ajang Formula 1 tentu menjadi impian setiap pembalap muda. Namun, bagi Isack Hadjar, mimpi itu berubah menjadi momen emosional di GP Australia.
Pembalap Racing Bulls itu harus menerima kenyataan pahit usai gagal menyelesaikan balapan karena insiden di Sirkuit Albert Park.
Tak mampu menahan emosi, Hadjar keluar dari lintasan dengan air mata. Momen ini langsung mendapat perhatian banyak pihak, termasuk Anthony Hamilton, ayah dari pembalap Ferrari Lewis Hamilton.
Anthony Hamilton mengungkapkan simpatinya terhadap Hadjar. "Begitu saya melihatnya, hati saya langsung hancur. Saya bisa memahami apa yang dia rasakan," ujar Anthony.
"Anak-anak yang sejak kecil bermimpi menjadi pembalap F1 tahu betapa sulitnya perjalanan ini," katanya.
Namun, tidak semua orang melihatnya sebagai hal yang wajar. Penasehat Red Bull, Helmut Marko, justru melontarkan kritik tajam.
Menurutnya, reaksi Hadjar terlalu berlebihan, dan ia menilai seorang pembalap F1 seharusnya tidak menunjukkan kekecewaan dengan menangis di depan publik.
Tak terima dengan kritik tersebut, Legenda F1 Ralf Schumacher langsung membela Hadjar. "Saya tidak tahu apa yang salah dengan menangis. Tapi ya, kita tahu bagaimana Helmut, mungkin dia tidak bermaksud seperti itu," ucap Ralf dikutip dari Motorsport. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi