RadarBanyuwangi.id - Debut Lewis Hamilton bersama Ferrari di F1 2025 tak berjalan sesuai harapan.
Juara dunia tujuh kali itu hanya mampu finis di posisi ke-10 pada Grand Prix Australia yang penuh insiden.
Balapan di Albert Park dimulai dengan kondisi basah, tetapi trek kemudian mengering, memberi kesempatan bagi para pebalap untuk bertarung lebih agresif.
Hamilton dan Charles Leclerc sempat tampil solid di zona poin, bahkan Ferrari sempat memimpin dengan posisi 1-2 saat keduanya bertahan di lintasan dengan ban slick saat hujan mulai turun lagi.
Namun, strategi tersebut berbalik menjadi bencana. Hujan semakin deras, membuat Ferrari kesulitan menjaga mobil tetap di trek.
Leclerc sempat kehilangan kendali di Tikungan 11, sementara Hamilton juga kesulitan mempertahankan kecepatannya.
Akibatnya, mereka melorot ke posisi bawah dan hanya meraih poin minim. Usai balapan, Hamilton mengungkapkan kekecewaannya.
“Saya bersyukur bisa finis dan mendapatkan satu poin, tapi ini bukan hasil yang saya harapkan. Ada banyak hal yang harus saya biasakan, termasuk pengaturan mobil yang terus berubah sepanjang balapan. Mobil terasa sangat sulit dikendalikan, tapi saya yakin kami bisa meningkat di balapan berikutnya,” katanya.
Sementara itu, Leclerc secara jujur mengakui kesalahannya. “Kami pikir posisi lima sudah aman, tapi semuanya berubah saat hujan datang. Saya membuat kesalahan di Tikungan 11 dan kehilangan beberapa posisi. Selain itu, kami juga terlambat masuk pit, yang semakin memperburuk situasi,” ujarnya. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi