RadarBanyuwangi.id - Beberapa tahun terakhir menjadi periode sulit bagi Honda di MotoGP. Namun, musim 2025 membawa secercah harapan baru bagi pabrikan Jepang ini.
Hasil dari tes pramusim di Sepang dan Buriram, ditambah dengan penampilan impresif pada seri pembuka di Buriram, menunjukkan bahwa Honda mulai kembali kompetitif.
Joan Mir dari Honda HRC Castrol menyebut bahwa hari pertama tes di Malaysia adalah yang terbaik sejak ia bergabung dengan Honda pada akhir 2022.
Hasil positif berlanjut saat Mir finis di P6 dalam sesi latihan, sementara Johann Zarco dari Castrol Honda LCR mengamankan posisi ke-10, memastikan dua Honda langsung lolos ke Q2, sesuatu yang tidak pernah terjadi di 2024.
Pada balapan utama, Zarco menjadi pembalap Honda terbaik dengan finis di P7. Hasil ini merupakan pencapaian terbaik Honda sejak Marc Marquez finis P6 di GP Thailand 2023, serta hasil terbaik Zarco bersama Honda.
Pembalap Prancis itu mengakui bahwa balapan berlangsung sulit, namun strategi pemakaian ban membantunya bertahan hingga akhir.
Tambahan poin dari Mir yang mencetak poin di Sprint Race dan Luca Marini yang finis di P12 semakin menguatkan performa Honda.
Meski Somkiat Chantra belum meraih poin, penampilannya tetap menjanjikan dengan finis hanya lima detik dari zona poin.
Mir sendiri merasa puas meski gagal finis di Grand Prix akibat crash di Tikungan 12. Ia menegaskan bahwa performanya jauh lebih baik dibandingkan musim lalu, menandakan kemajuan signifikan bagi Honda.
Marini juga optimis bahwa timnya telah membuat langkah besar dan yakin bisa bersaing lebih baik ke depannya. Selanjutnya, MotoGP menuju Argentina di Termas de Rio Hondo.
Honda akan menghadapi tantangan baru dan penggemar pun menantikan apakah kebangkitan ini akan terus berlanjut di Amerika Selatan. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi