RadarBanyuwangi.id - Max Verstappen mengakhiri tes pramusim di Bahrain dengan perasaan campur aduk, mengakui bahwa Red Bull masih memiliki beberapa aspek yang perlu diperbaiki sebelum memasuki balapan pembuka musim.
Setelah Liam Lawson turun di lintasan pada hari sebelumnya, giliran Verstappen mengambil alih kendali RB21 untuk sesi pagi dan sore di Sakhir.
Sang juara bertahan empat kali mencatatkan waktu terbaik kedua, hanya terpaut 0,021 detik dari George Russell yang menjadi yang tercepat, serta menyelesaikan total 81 lap.
“Kami menjalani hari yang cukup baik. Ada beberapa masalah kecil, tapi secara keseluruhan, kami berhasil menyelesaikan sebagian besar program yang direncanakan,” ujar Verstappen.
“Performa mobil tidak buruk, tapi masih ada beberapa hal yang harus diperbaiki. Itu sudah sesuai dengan ekspektasi kami, dan kami akan terus bekerja keras untuk meningkatkannya. Kami berharap bisa belajar lebih banyak dari data yang kami kumpulkan dan memahami posisi kami sebelum tiba di Melbourne,” terangnya.
Senada dengan Verstappen, Direktur Teknis Red Bull, Pierre Wache, juga mengakui bahwa tim menghadapi beberapa kendala selama tes, termasuk waktu yang dihabiskan di garasi untuk menyempurnakan pengaturan mobil.
“Tes ini tidak berjalan sehalus yang kami harapkan, tapi lebih baik menemukan masalah sekarang daripada nanti,” ungkap Wache.
“Kami masih perlu memahami bagaimana mobil merespons berbagai setelan, dan meskipun ada progres, hasilnya belum sebesar yang kami perkirakan,” imbuhnya.
Dengan musim 2025 akan segera dimulai, semua mata kini tertuju pada Grand Prix Australia yang berlangsung pada 14-16 Maret, di mana Verstappen akan memulai perjuangannya mempertahankan gelar juara dunia. (*)
Editor : Lugas Rumpakaadi