RADAR BANYUWANGI – Setelah merengkuh juara 1 Liga 4 Jatim, skuad Persewangi Banyuwangi pulang dengan kepala tegak.
Rombongan mendapat sambutan meriah dari masyarakat, mulai dari Kalibaru hingga base camp Persewangi di Alam Indah Lestari (AIL) Desa Badean, Kecamatan Blimbingsari, Senin (24/2).
Keberhasilan Persewangi meraih gelar juara Liga 4 Jatim disambut gembira seluruh masyarakat Banyuwangi.
Rombongan tim Persewangi yang kembali melalui jalur selatan disambut ribuan orang yang berdiri di pinggir jalan.
Konvoi pemain Persewangi yang diiringi enam mobil Jeep terbuka dimulai sejak Jembatan Timbang Kalibaru.
Jeep paling depan mengangkut piala juara 1 Liga 4 Jatim bersama beberapa pemain kunci seperti kiper M. Zaki, kapten Anis Mujiono, bek Sandi, pemain senior Yusuf Efendi, dan Humas Persewangi Rudi Hartono Latif.
Sejak dari Kalibaru, ratusan siswa SD dan SMP yang berada di pinggir jalan menyambut konvoi kampiun Liga 4 Jatim itu.
Mereka meneriakkan selamat kepada para pemain Persewangi. Beberapa sekolah bahkan terlihat membawa alat musik sederhana seperti rebana dan drum untuk meramaikan konvoi.
Selain siswa sekolah, kantor desa dan puskesmas yang dilalui juga ikut menyambut rombongan.
Pengendara yang kebetulan berpapasan dengan rombongan konvoi juga ikut berhenti untuk sekadar mengambil gambar dan video momen tersebut.
Memasuki kota Genteng, ratusan suporter mulai ikut bergabung ke dalam konvoi.
Dari yang awalnya hanya dua motor, mendadak semakin banyak. Mereka ikut larut dalam euforia kemenangan yang dirasakan Persewangi.
”Kemenangan ini menjadi momentum yang bagus. Semua suporter akhirnya bergabung dalam kebahagiaan ini. Selamat kepada Persewangi yang akhirnya juara,” ujar Koordinator Laros Jenggirat Adi Santoso.
Humas Persewangi Rudi Hartono Latif mengaku takjub melihat sambutan masyarakat Bumi Blambangan yang diberikan kepada para pemain Persewangi, mulai dari Kalibaru sekitar pukul 08.00 sampai di base camp AIL.
Sambutan meriah tersebut membuktikan warga Banyuwangi sudah rindu prestasi sepak bola Banyuwangi.
”Dari elemen pedagang, warga sipil, dan anak-anak sekolah semua menyambut, sekali lagi terima kasih,” kata Rudi.
Melihat antusiasme dari masyarakat, Rudi menyebut ini akan menjadi motivasi bagi tim untuk segera melakukan evaluasi dan meningkatkan kualitas menjelang putaran nasional setelah Lebaran nanti.
”Persewangi dipastikan akan masuk ke putaran nasional, dalam waktu sesingkat-singkatnya kami akan melakukan evaluasi, koreksi agar bisa berprestasi lebih baik lagi,” katanya seraya menyebut janji juara dari Ngawi berhasil ditepati.
Guru olahraga SDN 1 Genteng Ahmad Zainul Arifin mengungkapkan, siswanya antusias saat diajak turun ke jalan menyambut Persewangi yang berhasil menjadi juara 1 Liga 4 Jatim.
”Anak-anak ikut bangga, makanya begitu semangat ketika diajak menyambut,” ujar Arifin ditemui di sekitar Terminal Lama Desa Genteng Kulon, Kecamatan Genteng.
Arifin ingin memastikan anak-anak tahu dan mencintai Banyuwangi, termasuk juga tim sepak bolanya.
”Kalau mau cinta Indonesia, terlebih dulu kita harus cinta Banyuwangi. Kalau ingin cinta timnas, kita juga harus cinta tim kita dulu, Persewangi. Ini kan kebanggaan kita,” ungkapnya.
Salah satu pedagang di Pasar Genteng 2, Desa Genteng Kulon, Sulistiyorini, 50, mengaku mendapat informasi rombongan Persewangi akan melintas saat tengah berjualan.
Baca Juga: Ubur-Ubur Ikan Lele, Persewangi Melaju ke Final Le
Pedagang sayur itu langsung keluar dari pasar dan ikut menyambut rombongan yang melintas.
”Anak saya sering izin nonton Persewangi, kalau juara ya pasti senang meski tidak kenal dengan pemain-pemainnya,” katanya.
Arak-arakan trofi juara 1 Liga 4 Jatim di jalan ini juga mendapat pengamanan dari kepolisian setempat.
Kanit Lantas Polsek Genteng Iptu Edi Jaka Supaat turun mengatur arus lalu lintas saat rombongan Persewangi melintas.
”Kami ingin memastikan, meskipun ada arak-arakan trofi, arus lalu lintas tidak terganggu,” kata Edi.
Persewangi tampil gemilang dalam laga final Liga 4 Jatim di Stadion Ketonggo Ngawi, Minggu (23/2).
Laskar Blambangan menahbiskan diri sebagai juara setelah menang dramatis lewat adu penalti melawan Persinga Ngawi 4-2.
Sebelumnya, kedua tim bermain imbang 1-1 selama pertandingan 90 menit. Persewangi pun lolos ke putaran nasional. (sas/fre/abi/c1)
Editor : Ali Sodiqin