Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Ubur-Ubur Ikan Lele, Persewangi Melaju ke Final Le

Fredy Rizki Manunggal • Sabtu, 22 Februari 2025 | 12:00 WIB
JADWAL: PSSI telah merilis jadwal babak 64 besar putaran nasional Liga 4
JADWAL: PSSI telah merilis jadwal babak 64 besar putaran nasional Liga 4

RADAR BANYUWANGI – Persewangi Banyuwangi mempertahankan rekor tidak terkalahkan selama gelaran Liga 4 Jawa Timur.

Menghadapi PSMP Mojokerto di babak semifinal, Jumat siang (21/2/25), Laskar Blambangan (The Lasblang) menang dramatis lewat adu penalti dengan skor 7-6.

Permainan kedua tim berlangsung seru sejak awal. Laskar Mojopahit (The Lasmojo) yang selalu menang atas tim-tim Banyuwangi di babak penyisihan, tampil garang dengan menekan sisi kanan pertahanan Persewangi.

PSMP berhasil unggul lebih dulu di babak pertama melalui bek sayap Aris yang lolos dari kawalan Arya dan Andika. Aris langsung melakukan tendangan first time di menit ke-23.

Skor 1-0 untuk PSMP memancing para pemain Persewangi. Setelah terus menekan, di menit ke-35 Persewangi mampu menyamakan kedudukan setelah pemain belakang PSMP melakukan gol bunuh diri.

Pada babak kedua menit ke-48, giliran Persewangi berhasil mengubah keadaan.

Striker Alfian Alfarid yang lolos sendirian dari sisi kiri dan langsung melepaskan tendangan keras ke arah gawang PSMP dan membuat Persewangi unggul 2-1.

Tak ingin kalah, para pemain PSMP kembali menekan. Kemelut di depan gawang Persewangi di menit ke-65 membuat pelanggaran kepada pemain PSMP.

Wasit Dani Budi asal Bojonegoro langsung menunjuk titik putih. Lagi-lagi, Aris yang menjadi eksekutor mencetak gol kedua bagi Laskar Mojopahit sekaligus membuat skor kedua tim imbang 2-2. Hasil itu pun bertahan hingga akhir babak kedua.

Sesuai kesepakatan, pertandingan antarkedua tim langsung dilanjutkan dengan adu penalti. Persewangi sempat hendak memasukkan Yusuf Efendi jelang laga berakhir.

Striker senior Persewangi itu sudah membawa kertas pergantian. Namun, waktu keburu habis sehingga pelatih Persewangi Alexander Saununu harus kembali menarik Yusuf ke bench.

Di babak adu penalti, Persewangi memasang Alfian, Rirink, Fadel, Lutfi, dan Duiy sebagai algojo pertama. Sementara PS Mojokerto Putra mengutus Ferdi, Hasbiyan, Rgyaldo, Andika, dan Angga untuk mengeksekusi tendangan. Sepuluh tendangan pertama penalti kedua tim sukses membubuhkan gol.

Tendangan penalti pun dilanjut. Eksekutor keenam PS Mojokerto Putra berhasil memasukkan bola. Pun demikian dengan penendang dari Persewangi.

Petaka bagi The Lasmojo datang di penendang ketujuh. Kemenangan Persewangi berada di depan mata setelah sang kiper, Zaki Ali, berhasil menghalau tendangan kapten Mojokerto Putra, Rizal Setiawan.

Gol itu langsung mendorong mental pemain Persewangi. Eksekutor terakhir Persewangi, Arya Abdullah sukses menuntaskan tugasnya. Gol itu sekaligus memastikan tiket final bagi Persewangi ke partai final.

Menyambut kemenangan itu, manajemen dan pemain cadangan yang berada di tribun penonton langsung berlarian ke pagar lapangan.

”Mewakili manajemen, saya menyampaikan terima kasih kepada masyarakat Banyuwangi yang selama ini tidak lelah mendukung Persewangi,” kata Humas Persewangi Rudi Hartono Latif.

Hasil ini membuat Persewangi lolos ke partai final. Persewangi akan kembali bertanding melawan tuan rumah Persinga Ngawi di Stadion Ketonggo Ngawi.

Sore itu, Persinga lolos setelah menang tipis dengan skor 1-0 atas Persema Malang.

”Insya Allah tim akan berupaya bermain maksimal. Doakan, pulang bisa membawa trofi untuk Banyuwangi Kami tahu masyarakat Banyuwangi ingin kita pulang membawa kemenangan,” kata Rudi.

Kiper Persewangi M. Zaki mengatakan, para pemain sebenarnya tidak tertekan selama pertandingan. Bahkan selama adu penalti, Zaki optimistis akan ada satu tendangan pemain lawan yang gagal.

”Setiap bola yang akan ditendang saya pegang dulu, tujuannya agar pemain merasa tertekan. Ternyata berhasil. Ada pemain yang akhirnya gagal mengeksekusi penalti,” kata Zaki.

Putra dari kiper nasional Mukti Ali Raja itu mengatakan, tantangan di pertandingan justru dirasakan dari cuaca di stadion.

Para pemain Persewangi yang selama ini terbiasa bermain sore hari merasakan panas yang luar biasa saat harus bermain di siang hari. Apalagi, cuaca di Ngawi jauh lebih panas dari Banyuwangi.

Beruntung di partai final, Persewangi akan bertanding di sore hari. Sehingga, hal itu akan sedikit mengurangi beban para pemain.

”Saya berjanji sejak awal untuk bisa memberikan performa maksimal, termasuk di partai final nanti. Saya berharap ada perbaikan di strategi lini belakang,” kata Zaki.

Striker Persewangi Yusuf Efendi mengaku sempat khawatir adu penalti akan berjalan panjang. Sebab, sampai lima penendang, skor antarkedua tim masih sama.

Yusuf mengatakan, penendang utama sebenarnya terhenti di Arya. Beruntung pada giliran Arya bola bisa dieksekusi dengan baik, sehingga menjadi gol untuk kemenangan Persewangi.

”Saya sudah khawatir karena penendang sampai Arya, tapi eksekusinya berhasil menjadi gol. Semua tim lega dan senang,” tegasnya.

Pelatih Persewangi Alexander Saununu mengaku cukup puas dengan permainan anak asuhnya. Meskipun laga harus berlangsung hingga babak adu penalti, Alex melihat sepanjang pertandingan para pemain sudah bertanding dengan baik.

”Tekanan dalam pertandingan cukup tinggi, tapi anak-anak bisa mencetak gol dan akhirnya membawa kemenangan,” kata Alex.

Saat laga harus dilanjutkan dengan adu penalti, Alex sudah siap dengan skema itu. Semua pemain, mulai dari striker hingga kiper, dilatih untuk bisa menyelesaikan tendangan penalti dengan baik.

”Kami sempat akan memasukkan Yusuf di akhir babak kedua, tapi waktunya tidak cukup. Semua pemain sudah kami siapkan untuk menendang penalti,” imbuhnya.

Di partai final, Alex tidak akan melakukan banyak perombakan. Kemungkinan Sandi akan kembali menjadi starter karena sempat tidak bertanding akibat akumulasi kartu kuning.

”Wasit bagus tadi secara umum, kami harap di final juga sama. Strategi akan kami sesuaikan dengan siapa lawan di partai final,” tandasnya. (fre/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#Lolos Final #Liga 4 Jatim #semifinal #mojokerto putra #ngawi #persewangi #psmp #stadion ketonggo