Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Lolos Atau Tersingkir? Laga Penentu Persewangi versus Mitra Surabaya Sore Ini di Stadion Diponegoro Banyuwangi

Fredy Rizki Manunggal • Selasa, 4 Februari 2025 | 17:14 WIB
Pemain Persewangi yakin akan mengatasi Mitra Surabaya dalam lanjutan babak 16 besar Liga 4 Jatim sore ini (4/2) di Stadion Diponegoro Banyuwangi
Pemain Persewangi yakin akan mengatasi Mitra Surabaya dalam lanjutan babak 16 besar Liga 4 Jatim sore ini (4/2) di Stadion Diponegoro Banyuwangi

RadarBanyuwangi.id – Pertandingan seru bakal tersaji di Stadion Diponegoro Banyuwangi, Selasa sore ini (4/2).

Persewangi Banyuwangi akan menghadapi Mitra Surabaya untuk merebut puncak klasemen sekaligus tiket untuk lolos ke babak delapan besar Liga 4 Jatim.

Kedua tim yang sama-sama bermarkas di Banyuwangi ini bakal berebut puncak klasemen Grup II.

Para penggawa Persewangi maupun Mitra dalam kondisi percaya diri. Pada pertandingan sebelumnya, Anis Mujiono dkk berhasil mengalahkan tim terkuat di Grup II, Persedikab Kediri, dengan skor 2-1.

Begitu juga dengan Mitra Surabaya. Tim yang bermarkas di Wongsorejo ini berhasil membungkam Persenga Nganjuk dengan skor telak 3-0.

Dalam daftar klasemen sementara, kedua tim sama-sama meraih empat poin. Peluang keduanya terbuka lebar untuk bisa lolos ke babak delapan besar. Mitra maupun Persewangi hanya perlu satu poin untuk lolos dari Grup II.

”Semua pemain kemungkinan dalam kondisi baik, kami bisa main seperti pertandingan melawan Persenga,” ujar Slamet Sampurno, pelatih Mitra Surabaya.

Semua tim di Grup II, menurut Slamet, merupakan tim-tim kuat di Jawa Timur. Namun, Persewangi sebagai tuan rumah menjadi salah satu yang paling diwaspadai oleh Mitra.

”Persewangi menjadi yang paling diwaspadai. Persewangi menjadi salah satu tim yang paling siap, tapi kami tetap akan bermain maksimal,” tegasnya.

Senada dengan Mitra, Laskar Blambangan tampaknya tak ingin bermain aman. Di babak 32 kemarin, Persewangi sebenarnya bisa bermain imbang dengan Persebo untuk mencari tiket lolos.

Namun, Maldini Pali dkk memilih menghabisi Persebo 1964 dengan skor 3-1.

”Kami akan merotasi beberapa pemain. Kami lihat yang kondisinya siap dan tidak. Untuk main aman, saya rasa tidak. Persewangi akan mencari menang,” tegas pelatih Persewangi Alexander Saununu.

Pada laga hari ini, Persewangi berencana mengenakan pita hitam sebagai bentuk penghormatan kepada suporter Squadra Lasblang, Jefri Maulidina Hidayat.

Jefri meninggal dunia akibat kecelakaan saat hendak menyaksikan pertandingan Persewangi melawan Persedikab.

Humas Persewangi Rudi Hartono Latif menambahkan, manajemen menargetkan kemenangan dalam pertandingan melawan Mitra.

Meskipun demikian, manajemen berupaya memberikan permainan yang indah dan menghibur penonton.

”Kami menargetkan kemenangan, tapi tim kami bebaskan bermain lepas. Anak-anak kami minta menyuguhkan permainan terbaik untuk penonton di stadion,” ujarnya.

Rudi mengatakan, ada beberapa pemain yang kondisinya sempat mengalami cedera dan kelelahan. Namun, manajemen sudah melakukan penanganan melalui fisioterapi dan peningkatan nutrisi.

”Kami berupaya mempercepat pemulihan stamina dan fisik pemain agar siap pada pertandingan melawan Mitra,” jelasnya. (fre/aif/c1)

Editor : Ali Sodiqin
#tersingkir #Liga 4 Jatim #babak 16 besar #laga penentu #lolos #Stadion Diponegoro #Mitra Surabaya #banyuwangi #persewangi banyuwangi