RadarBanyuwangi.id – Ujian pertama bagi Persewangi akan tersaji pada laga kontra Persenga Nganjuk di putaran 16 besar Grup II Liga 4 Jatim di Stadion Diponegoro Banyuwangi Jumat sore ini (31/1/2025).
Laskar Blambangan yang kehilangan sejumlah pemain pilar dipastikan akan memasang strategi berbeda di pertandingan yang dimulai pukul 15.15 tersebut.
Pada laga melawan Persenga sore ini, Persewangi kehilangan beberapa pemain inti. Di antaranya Rachmat Latif dan Yusuf Efendi yang dibelit cedera.
Selanjutnya, sang kapten Anis Mujiono tidak bisa diturunkan akibat mendapatkan akumulasi kartu kuning di pertandingan terakhir melawan Persebo 1964 Bondowoso.
Head Coach Persewangi Alexander Saununu harus melakukan beberapa perombakan pemain dalam menghadapi Persenga. Sekadar diketahui, Persenga adalah runner-up Grup FF.
Pada laga terakhir, Persenga bermain imbang melawan Inter Kediri dengan skor 1-1. Persewangi pun dituntut bisa meraih kemenangan penuh untuk menjaga asa lolos ke putaran nasional.
Humas Persewangi Rudi Hartono Latif mengatakan, ada beberapa pemain yang mengalami cedera dan terhambat akumulasi kartu kuning di pertandingan pertama Grup II. Hal ini tak menghambat target The Lasblang bisa memenangkan pertandingan pertama putaran 16 besar.
Rudi mengatakan, selama sepekan Head Coach Alexander Saununu sudah melakukan beberapa perombakan dan persiapan untuk strategi menghadapi Persenga. Yang jelas, Persewangi akan banyak mengandalkan pemain-pemain muda di pertandingan tersebut.
”Memang ada beberapa pemain yang cedera, tapi pelatih sudah menyiapkan perombakan dengan memasang pemain muda,” kata Rudi.
Pemain seperti Lutfi, Akbar, Dheo, Yohanes Fernando, dan Sandi memiliki kemampuan tak jauh beda dengan para pemain senior.
Dalam uji coba terakhir melawan tim lokal Persimaros, para pemain muda berhasil menunjukkan performa yang meyakinkan.
Dengan begitu, kata Rudi, tidak ada yang perlu dikhawatirkan dengan cedera serta akumulasi kartu kuning yang diterima pemain Persewangi. Apalagi, kualitas pemain muda yang dimiliki timnya cukup baik.
”Yang terpenting juga support masyarakat karena keuntungan kita menjadi tuan rumah. Kita bisa mendapatkan tambahan dukungan dari masyarakat Banyuwangi,” kata Rudi.
Sementara itu, animo suporter sepak bola Banyuwangi untuk menyaksikan pertandingan Persewangi di babak 16 besar Liga 4 Jatim terus meningkat.
Ratusan suporter sepak bola terlihat menyerbu kantor DPC Demokrat Banyuwangi untuk mendapatkan tiket pertandingan gratis hari ini. Sebanyak 500 tiket gratis yang disediakan oleh Partai Demokrat Banyuwangi ludes dalam waktu singkat.
Ketua DPC Partai Demokrat Banyuwangi Michael Edy Hariyanto memutuskan untuk menambah 250 tiket lagi bagi para pencinta sepak bola Banyuwangi.
”Tiket gratis ini kami berikan sebagai bentuk dukungan kepada Persewangi. Saya melihat keseriusan manajemen baru Persewangi Banyuwangi di bawah kepemimpinan Handoko untuk membawa tim ini naik kasta,” ujar Michael. (fre/aif/c1)
Editor : Ali Sodiqin