RadarBanyuwangi.id – Putaran grup 32 besar Liga 4 Jatim dipastikan kembali digelar di Banyuwangi. Persewangi Banyuwangi kembali ditunjuk sebagai tuan rumah untuk menggelar pertandingan Grup AA.
Sebelumnya, Persewangi bersaing dengan Persid Jember untuk menjadi tuan rumah babak 32 besar Liga 4 Jatim. Persid mengajukan Stadion Jember Sport Garden (JSG) sebagai stadion utama.
Sedangkan Persewangi kembali mengajukan Stadion Diponegoro. Namun, Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jatim akhirnya lebih memilih Persewangi sebagai tuan rumah.
Melalui surat Nomor 022/B/PSSI-Jatim/I/2025 tertanggal 14 Januari 2025, Asprov PSSI Jatim menunjuk Persewangi sebagai tuan rumah Grup AA. Selain Persewangi, Asprov juga menunjuk enam klub lainnya seperti Mitra Surabaya, Persikoba Batu, Persedikap Kediri, Inter Kediri, Nganjuk Ladang, dan Persepon Ponorogo menjadi tuan rumah.
”Kami sampaikan terima kasih kepada Asprov dan semua pihak yang mendukung Persewangi kembali sebagai tuan rumah. Ini menjadi keuntungan bagi kami untuk bisa lebih fokus pada pertandingan,” kata Humas Persewangi Rudi H. Latif.
Keputusan Asprov PSSI Jatim kembali menunjuk Persewangi sebagai tuan rumah di putaran 32 besar, menurut Rudi, merupakan tanda kepercayaan bagi timnya. Salah satu hal yang mungkin menjadi pertimbangan Asprov untuk kembali memilih Persewangi sebagai tuan rumah adalah keberhasilan menyelenggarakan putaran pertama dengan tertib dan aman.
Karena itu, Rudi berharap, di putaran 32 besar nanti panitia penyelenggara (panpel) Persewangi bisa melakukan hal yang sama. Usai terbitnya keputusan tersebut, Persewangi langsung membentuk panitia penyelenggara dan melakukan persiapan teknis agar bisa kembali menyajikan perhelatan sepak bola yang profesional kepada masyarakat.
Kesempatan kembali menjadi tuan rumah juga diharapkan bisa dimanfaatkan masyarakat Banyuwangi untuk datang ke Stadion Diponegoro sekaligus memberikan dukungan kepada Persewangi. ”Target kami tetap naik kasta, tentunya dengan tampil maksimal di setiap pertandingan. Kami meminta dukungan masyarakat untuk Persewangi,” ucap Rudi.
Dengan status sebagai tuan rumah, Persewangi memiliki peluang besar untuk kembali menguasai putaran grup. Apalagi, didorong dengan dukungan suporter dan masyarakat bola di Banyuwangi.
Di Grup AA, Laskar Blambangan akan berhadapan dengan tim yang sebelumnya menjadi juara grup dan runner-up yakni Persid Jember, Persebo Muda 1964, dan Persesa Sampang. Pertandingan pembuka Grup AA akan dimulai pada Senin (20/1). Pada pertandingan pertama Banyuwangi akan bersua dengan Persesa Sampang. Kemudian Persebo 1964 melawan Persid di pertandingan kedua.
Penunjukan Stadion Diponegoro sebagai tuan rumah Grup AA Liga 4 membuat pengelola stadion terus berbenah. Kemarin (15/1) proses perawatan rumput serta pembersihan di beberapa fasilitas di dalam stadion dilakukan oleh pihak Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora). ”Perawatan kami lakukan supaya stadion siap saat liga dimulai nanti. Pemkab memberikan dukungan agar fasilitas yang ada bisa menunjang kelancaran tim yang bertanding,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dispora Banyuwangi Alfin Kurniawan.
Sementara itu, selain Persewangi, Mitra Surabaya yang berkandang di Lapangan Bima Sakti, Desa Sidodadi, Kecamatan Wongsorejo, juga kembali ditunjuk sebagai tuan rumah Liga 4. Mitra menjadi tuan rumah Grup BB bersama dengan Banyuwangi Putra, Perssu Madura City, dan Persipro 1954. Mereka kembali menggunakan Lapangan Bima Sakti, Desa Sidodadi seperti di putaran Grup B.
Manajer Mitra Surabaya Deky Firmansyah mengatakan, pihaknya akan melakukan penambahan tribun penonton di sisa waktu persiapan sebelum kompetisi kembali digelar. Sama seperti Persewangi, Deky mengatakan timnya optimistis bisa menyapu bersih semua pertandingan di Grup BB.
Apalagi, imbuh Deky, Mitra tidak perlu melakukan perjalanan seperti tim-tim lainnya. ”Akan ada penambahan tribun nant. Kami optimistis bisa lolos dari Grup BB, bahkan sapu bersih,” pungkasnya. (fre/sgt/c1)
Editor : Ali Sodiqin