RadarBanyuwangi.id – Persewangi Banyuwangi hanya mampu bermain imbang 1-1 dengan Banyuwangi Putra (BP) pada laga kedua Grup A Liga 4 Jatim di Stadion Diponegoro, Rabu siang (8/1).
Ambisi anak asuh Alexander Saununu meraih poin penuh di Grup A gagal tercapai.
Meski bermain seri lawan BP, Laskar Blambangan masih tetap memimpin puncak klasemen sementara Grup A. Persewangi mengumpulkan nilai 4 hasil sekali menang lawan PSSS Situbondo 4-0 dan sekali seri dengan skor 1-1 kontra BP.
Tensi tinggi tersaji pada pertandingan Persewangi melawan BP kemarin. Kedua tim harus rela berbagi berbagi poin setelah hasil imbang 1-1 hingga akhir pertandingan.
Permainan keras langsung disajikan BP sejak peluit awal pertandingan dimulai. Pola itu membuat permainan menyerang Persewangi berulang kali terhenti. Pemain bertahan BP tampak mengincar pergerakan sayap Persewangi, Maldini Pali.
Permainan keras itu membuat pertandingan antarkedua tim tak berkembang. Wasit berulang kali harus menghentikan pertandingan akibat terjadinya pelanggaran. Hingga akhir babak pertama, skor kacamata bertahan untuk kedua tim.
Pada babak kedua, kedua tim mulai melakukan permainan terbuka. Di menit ke-66, BP unggul lebih dulu setelah sundulan striker Ego Aji yang membentur tiang gawang, disahkan oleh wasit asal Pasuruan, Samsul Efendi.
Hasil ini membuat Persewangi terus menekan. Sepuluh menit berselang, giliran Persewangi mencetak skor.
Melalui gol cepat Anis Mujiono di menit ke-77, Persewangi berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1. Hasil imbang ini bertahan hingga peluit akhir sehingga membuat kedua tim harus puas berbagi satu poin.
Usai pertandingan, Pelatih Persewangi Alexander Saununu mengakui timnya sempat terbawa irama lawan pada babak pertama. Hal tersebut membuat tim bermain kurang leluasa.
Barulah pada babak kedua, anak asuhnya mulai bisa mengembangkan permainan. Melalui permainan cepat Anis akhirnya mencetak gol penyama kedudukan untuk Persewangi.
Hasil pertandingan ini menjadi pelajaran untuk menyongsong pertandingan terakhir babak penyisihan grup. Persewangi akan menghadapi Persebo Muda Bondowoso yang di pertandingan kemarin kalah 3-1 atas PSSS Situbondo.
”Kami akan fokus pada pertandingan terakhir. Kami akan berusaha tampil maksimal,” tegasnya.
Pelatih Banyuwangi Putra Bagong Iswahyudi mengaku puas dengan hasil imbang melawan Persewangi.
Menurutnya, Persewangi unggul dalam hal persiapan dan materi pemain. ”Anak-anak menjalankan instruksi dengan baik, motivasinya tinggi,” tegasnya.
Hasil pertandingan kemarin tak mengubah posisi Persewangi di puncak klasemen Grup A. Tim yang dimanajeri Handoko itu berada di puncak Grup A dengan perolehan empat poin. Unggul selisih gol atas BP yang berada di peringkat kedua.
Sedangkan di peringkat ketiga ada nama PSSS Situbondo yang berhasil menang dengan skor 3-1 atas Persebo Muda Bondowoso. Hasil ini membuat kans PSSS masih terbuka lebar untuk lolos ke babak selanjutnya.
Pelatih PSSS Situbondo Abdul Halim Al Rosyid mengatakan, hasil tersebut menjadi kemenangan bagi tim dan masyarakat Situbondo.
Dengan masih adanya peluang untuk bertarung di laga terakhir, timnya akan bermain habis-habisan.
Kemenangan melawan Banyuwangi Putra menjadi harga mati bagi timnya untuk mendapat tiket ke fase selanjutnya.
”Tidak ada alasan kami untuk tidak menang. Selama dua kaki pemain masih ada, kami wajib menang,” tegasnya. (fre/aif/c1)
Editor : Ali Sodiqin