Ajang bergengsi tahun ini diikuti sekitar 352 rider nasional maupun dari negara-negara lain di Asia. Sejumlah rider nasional seperti Pahraz Salma Al Farizi, Andy Yoga, dan Popo Ariyo Sejati bersaing dengan Sheng Shan Chiang (Taiwan) dan Methasit Boonsane (Thailand).
Tidak hanya itu, ratusan pembalap nasional dan mancanegara lain beradu teknik dan kecepatan di Sirkuit Gantasan Bike Park, Desa/Kecamatan Licin.
CEO SART Munif mengatakan, bukan hal mudah mendapatkan hasil membanggakan sebagaimana yang diraih tim SART pada ajang kali ini.
Meski diikuti rider nasional dan mancanegara yang sarat pengalaman, tim SART masih mampu menguasai podium kejuaraan.
”Tentu ini hasil yang sangat bagus untuk melakoni kompetisi tingkat lainnya,” ujar pengusaha konstruksi ini.
Munif menjelaskan, pembalap SART Andy Prayoga menjadi juara di kelas bergengsi Men Elite. Pembalap kelahiran Jepara ini mencatatkan waktu 3 menit 32,385 detik di sirkuit sepanjang 2,3 kilometer (km) yang berada di lereng Gunung Ijen Banyuwangi itu.
Di posisi kedua ada Pahraz Salam Alparisi (Obit Team) dan Agung Priyo Apriliano (D-One Factory Team).
Di kelas Women Elite, pembalap SART Milatul Khaqimah menjadi yang tercepat. Milatul yang juga juara Asia Downhill 2024 mengalahkan dua pembalap Jawa Timur Nilna Murniningtyas dan Ayu Tria Adriana yang harus puas berada di posisi kedua dan ketiga.
Selain di dua kelas elite tersebut, pembalap SART yang turun di kelas Men Junior, yakni Pandu Satria Perkasa sukses meraih podium pertama.
”Kami bersyukur tim SART berhasil menjadi yang terbaik. Latihan yang masif mampu membuahkan hasil. Tentu kemenangan ini juga dipersembahkan untuk Banyuwangi,” ujar Munif.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Banyuwangi M. Alvin Kurniawan menambahkan, BIG Downhill 2024 merupakan salah satu event sport tourism unggulan di Banyuwangi.
Kehadiran ratusan peserta secara otomatis berdampak terhadap peningkatan ekonomi Banyuwangi karena beberapa hom stay di sekitar venue menjadi tempat menginap para peserta. (fre/sgt/c1)
Editor : Niklaas Andries