Tingginya antusiasme ini diharapkan mampu menular pada penjualan tiket dalam laga yang digelar di Indonesia arena pada Sabtu (20/4) mendatang.
Dilansir laman Kemenpora, Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo yakin antusiasme pencinta bola voli tanah air akan sangat tinggi untuk bisa menyaksikan laga Red Sparks kontra Indonesia All-Star akan membuat tiket ludes terjual.
"Jadi untuk tiket dari full tempat duduknya itu kan 15 ribu. Tapi karena ada beberapa side yang harus dipakai buat stage dan sebagainya ini jadinya hanya 12 ribu," kata Menpora Dito usai mengantar Red Sparks di Halaman Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta.
Sejauh ini, Dito menuturkan sudah hampir 11 ribuan yang terjual. Ini artinya hanya tersisa sedikit lagi untuk kuota tempat duduk yang akan terpenuhi. Dan tidak lama lagi diprediksi tiket bakal sold out.
Melalui ajang ini, pemerintah melalui Kemenpora berharap bisa menjadi dorongan positif bagi semua atlet putra maupun putri untuk terus meningkatkan prestasinya.
Kedepan, diharapkan semuanya bisa mampu berkompetisi tidak hanya di dalam negeri tapi juga di luar negeri.
"Kami terus mendorong para pemain nasional baik putra dan putri untuk terus tingkatkan kemampuan agar bisa diserap oleh liga-liga internasional dari negara-negara lain," bebernya.
Imbasnya lagi, Indonesia juga akan kena ‘getahnya’. Promosi Indonesia dan olahraganya semakin naik di negara lain dan juga pengalaman dari atlet akan jauh lebih berkembang.
Olahraga lanjutnya, akan terus dikawal terkait pembinaannya serta dijadikan sebagai alat diplomasi untuk kerjasama dengan negara-negara lain.
"Jadi, ini nantinya akan menjadi pembinaan yang baik dan ini juga kami lakukan diplomasi kepada negara-negara yang volinya maju untuk kerjasama salah satunya agar bisa menaruh pemain-pemain kita di luar. Korea sudah, Jepang sudah sekarang kita sedang incar beberapa negara di Eropa dan Timur Tengah," pungkasnya. (*)
Editor : Niklaas Andries