Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Cerita Sebastian Haller Lewati Masa Kritis Akibat Kanker Testis, Lalu Tampil Menawan dan Bawa Negara Ibunya Juara

Salis Ali Muhyidin • Sabtu, 30 Maret 2024 | 22:17 WIB

Sebastian Haller
Sebastian Haller

RadarSitubondo.id - Nama Sebastien Haller mulai  banyak diperbincangkan publik pencinta bola dunia.

Itu, setelah pemain Borussia Dortmund itu mencetak gol kemenangan ketika tuan rumah Pantai Gading merebut gelar Piala Afrika 2024 lalu.

Apalagi, gol ke gawang Nigeria saat gelaran Piala Afrika tersebut ia cetak sekitar sembilan menit menjelang pertandingan usai.

Dengan gol Sebastian Haller itu, kemenangan 2-1 atas Nigeria dalam partai final di Stadion Alassane Ouattara di Abidjan, Senin (12/2) dini hari berhasil dikunci.

Baca Juga: Sejarah 20 Tahun Terulang! Indonesia Kalahkan Vietnam 0-3 di Hanoi: Skor dan Posisi Pencetak Gol Identik, Berikut Ulasannya

Lalu, sejatinya, seperti apa profil Sebastian Haller tersebut?

Haller lahir Ris-Orangis, Essonne, Prancis pada 22 Juni 1994 yang lalu.

Ia lahir dari seorang ayah asal Prancis, dan ibu asal Pantai Gading.

Dengan darah dari Prancis itu, tak heran jika ia mengawali karier profesionalnya bersama tim asal Prancis pula, yakni Auxerre II.

Pada usia muda, Sebastian Haller membela Auxerre II sejak tahun 2010.

Baca Juga: Masih Nganggur, Jose Mourinho Jadi Petugas Bendera Finis MotoGP: Sempat Temui Marquez yang Terjatuh ‘Lagi’ saat Balapan

Auxerre II sendiri, pada dua tahun Sebastian Haller di sana, berhasil promsi ke tim utama pada 2012.

Sebastian Haller rupanya tak lama di Auxerre. Ia memutuskan mencari pengalaman di liga lain, yakni di FC Utrecht pada 2015.

Itu sebelum ia berkarir untuk Eintracht Frankfurt, West Ham, Ajax, dan Borussia Dortmund.

Sementara itu, di level internasional, Sebastian Haller rupanya sempat memperkuat tim kelompok umur Perancis dari U16 sampai U21.

Baca Juga: Cerita Noah Gesser, Pemain Muda Ajax Amsterdam yang Kenangannya Buat Justin Hubner Mewek Usai Laga Versus Vietnam

Meski begitu, pada akhirnya Haller memutuskan untuk memperkuat Pantai Gading di level senior pada 2020 setelah bermain di level kelompok Umur untuk Prancis.

Meski sedang dalam perfoma bagus, karir Sebastian Haller rupanya bukan tanpa halang rintang.

Haller pernah didiagnosis menderita kanker testis tak lama setelah bergabung dengan Dortmund dari Ajax.

Striker berusia 29 tahun itu juga harus menjalani dua operasi dan kemoterapi pada bulan-bulan berikutnya.

Baca Juga: Cerita Lengkap Kyrie Irving, Pebasket Kontroversial NBA yang Seorang Mualaf: Tulis Cita-Cita di Tembok Rumah

Ia baru bisa kembali beraksi di lapangan hijau tak lebih dari dua tahun lalu.

Dikutip dari situs resmi Federasi Sepakbola Afrika, Haller pernah mengatakan, jika mengatasi penyakit kanker dan sorotan terus-menerus sempat membebaninya.

“Tentu saja 18 bulan terakhir ini merupakan masa yang penuh tantangan bagi saya dan keluarga. Saya sekarang mengambil segalanya selangkah demi selangkah dan mencoba menikmati setiap momen. Saya tidak ingin menyesal.” katanya.

“Mengingat apa yang telah terjadi selama beberapa bulan terakhir, sungguh luar biasa. Tetapi saya pikir mungkin perlu waktu berbulan-bulan atau bertahun-tahun untuk memahami semuanya, apa yang telah terjadi selama beberapa tahun terakhir.” tambahnya.

Baca Juga: Nama Lengkap Thom Haye Ada Unsur Indonesia, Terbongkar saat Sumpah WNI: Keduanya Masuk Skuad Timnas Lawan Vietnam

Untuk Pantai Gading, gelar Piala Afrika 2024 lalu menjadi yang ketiga kali setelah gelar yang diraih pada 1992 dan 2015.

Raihan juara Pantai Gading tersebut lahir dari keterpurukan ketika tim Pantai Gading terpuruk di penyisihan grup setelah dua kekalahan.

Termasuk kekalahan memalukan 0-4 dari Guinea Ekuatorial, sebelum menemukan performa terbaik mereka di babak sistem gugur dengan sikap pantang menyerah.

Baca Juga: Jonatan Christie Juara All England 2024, Kalahkan Ginting dan Akhiri Puasa Gelar Indonesia Selama 30 Tahun

Dengan performa apik di Bundesliga, ia dipercaya mengisi slot striker di Timnas Pantai Gading pada Piala Afrika 2024.

Satu-satunya gol di semifinal melawan Republik Demokratik Kongo yang membawa tuan rumah ke final.

Dengan jalan terjal menuju final itu, Pantai Gading membuktikan masih menjadi salah satu kekuatan di Benua Afrika.

Dalam penampilannya di Piala Afrika 2024 lalu, Haller tampil heroik.

Baca Juga: All Indonesian Final Sejak 30 Tahun, Ginting Vs Jojo di Puncak All England 2024, Terakhir Kali Duel Dua Legenda

Ia sempat mencetak satu-satunya gol di semifinal melawan Republik Demokratik Kongo yang membawa tuan rumah ke final.

Padahal tim yang juga diperkuat Frank Kessie itu hampir tersingkir di babak penyisihan grup. (*)

Editor : Salis Ali Muhyidin
#piala afrika #pantai gading #kanker testis #sebastian haller #borussia dortmund