RadarBanyuwangi – MotoGP seri Portugal di Sirkuit Algarve, Portimao, pada Minggu (24/3) sedikit berbeda.
Ajang balapan kelas para raja ini, kedatangan pelatih dan manajer sepak bola legendaris, Jose Mourinho.
The Special one, julukan Mourinho, bahkan mendapatkan kesempatan untuk mengibarkan bendera finis.
Pelatih yang dipecat tim Italia, AS Roma pada Januari lalu itu, tampak mengisi waktunya dengan menontong ajang olahraga di lua sepakbola.
Sejak dipecat itu, Mou bergilir menonton ajang F1, Tinju, hingga yang terbaru MotoGP Portugal.
Di ajang MotoGp itu, Mourinho bahkan sempat bertemu dengan pembalab kakak beradik, yakni Alex dan Marc Marquez.
Tidak hanya itu, Mourinho pun mengunjungi Ducati Lenovo Team dan berjumpa dengan Pecco Bagnaia dan Enea Bastianini.
Begitu pula ke Prima Pramac Racing untuk bertemu dengan Jorge Martin dan Franco Morbidelli.
Di kedua garasi, ia mendapatkan penjelasan mengenai motor Desmosedici GP24 dari para rider.
Juru taktik asli Portugal itu terlihat terus berada di panggung hingga seluruh rider yang bertahan melewati garis finis.
Total hanya 18 pebalap yang berhasil menyelesaikan balapan, 5 lainnya crash termasuk sang juara bertahan MotoGP Francesco Bagnaia.
Bagnaia sendiri terjatuh setelah terlibat insiden adu balap dengan pembalap Gresini Racing, Marc Marquez.
Insiden itu terjadi di tikungan 5 saat balapan memasuki lap ke-23.
Marquez awalnya berhasil menyalip Bagnaia untuk merebut posisi lima, namun Bagnaia berusaha merebut tempatnya kembali.
Bagnaia lalu mengambil sisi dalam tikungan untuk menyalip Marquez, namun Marquez berupaya menutup jalur.
Kondisi ini membuat tabrakan keduanya tak terhindarkan sehingga kedua pebalap terseret jatuh ke gravel.
Sementara itu, momen Jose Mourinho di Algarve International Circuit Portimao tak berhenti sampai di situ.
The Special One kemudian naik ke podium dan menyerahkan trofi P2 kepada Enea Bastianini.
Mourinho sendiri belum menentukan langkahnya, melatih tim mana setelah dipecat AS Roma. (*)
Editor : Salis Ali Muhyidin