RadarBanyuwangi.id - Dallas Mavericks baru saja mengalahkan Denver Nuggets 107-105, Minggu malam (17/3) waktu Amerika Serikat.
Kyrie Irving tampil menawan di detik-detik terakhir karena menjadi penentu kemenangan timnya.
Padahal Irving yang seorang muslim, tengah berpuasa selama bulan Ramadhan.
Dalam pertandingan itu, Irving jadi senjata andalan Mavericks di babak reguler NBA.
Ia mengemas 24 poin, sembilan assist, dan tujuh rebound dalam 40 menit permainannya.
Point guard berusia 31 tahun itu bahkan jadi penyumbang poin terbanyak kedua setelah Luka Doncic dengan 37 poin.
Di pertandingan terbarunya melawan San Antonio Spurs, Irving kembali moncer.
Dari 38 menit berada di lapangan, Irving mencetak 28 poin, dan tujuh rebound.
Ia juga membawa Mavericks menang 113-107 untuk menempel ketat Sacramento Kings di posisi enam sementara.
Irving sendiri mengungkapkan bahwa dapat bertanding sembari berpuasa merupakan keajaiban.
Dikutip dari wawancara yang diunggag akun Instagram NBA, dia mengaku itu semua berkat kekuatan yang diberikan oleh Allah SWT.
“Ramadan adalah bulan yang istimewa, jadi ini adalah waktu yang istimewa,” kata mantan pemain Brooklyn Nets itu.
“Saya mencoba untuk tidak terlalu memikirkan kesulitan dan benar-benar fokus pada perjalanan dengan Tuhan dan jalan yang Anda tempuh dan tetap fokus pada hal itu dan tetap disiplin,” lanjut Kyrie Irving.
Pebasket yang berposisi sebagai point guard itu menambahkan bahwa dapat bermain selama puluhan menit tanpa minum dan makan merupakan sebuah keajaiban yang Allah berikan kepadanya.
“Dapat bermain selama 48 menit tanpa minum atau makanan adalah sebuah keajaiban. Jadi, ada Allah yang universal di luar sana yang melindungi saya dan saya harus memberikan penghargaan kepada-Nya,” katanya. (*)
Editor : Salis Ali Muhyidin