Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Dian Ekawati Pilih Mundur Dari Ketua Persani Banyuwangi Sebelum Masa Bakti Habis, Berikut Alasan Dibalik Niatan Undur Diri Tersebut

Niklaas Andries • Sabtu, 9 Maret 2024 | 19:25 WIB

GANTI PENGURUS: Nur Effendi (pakai topi) terpilih sebagai Ketua Persani dalam muskablub di kantor KONI Banyuwangi Jumat (8/3)
GANTI PENGURUS: Nur Effendi (pakai topi) terpilih sebagai Ketua Persani dalam muskablub di kantor KONI Banyuwangi Jumat (8/3)
Radarbanyuwangi.id – Persatuan Senam Indonesia (Persani) mengalami pergantian kepengurusan Jumat (8/3).

Padahal, masa bakti kepengurusan periode saat ini baru berakhir pada April tahun depan.

Pergantian kepengurusan organisasi cabang olahraga (cabor) senam tersebut terjadi dari hasil musyawarah kabupaten luar biasa (muskablub) yang digelar di kantor Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Banyuwangi.

Muskablub digelar setelah Ketua Persani Banyuwangi Dian Ekawati mengundurkan diri setahun sebelum masa kepengurusannya habis.

Pada muskablub tersebut, perwakilan dari enam klub anggota Persani Banyuwangi sepakat memilih Nur Effendi sebagai ketua umum untuk melanjutkan kepengurusan Persani hingga April 2025 mendatang.

Kepada Jawa Pos Radar Banyuwangi (JP-RaBa), Dian mengatakan alasannya mundur sebagai ketua Persani karena dirinya ingin fokus pada olahraga rekreasi dan olahraga masyarakat.

Dia juga melihat beberapa pengurus sebelumnya lebih fokus pada olahraga senam rekreasi seperti yoga dan zumba.

”Jadi, ini hasil dari diskusi kami dengan pengurus. Supaya Persani bisa fokus ke olahraga prestasi,” tegasnya.

Dian juga menjelaskan tidak ada konflik di internal di cabor senam. Semuanya murni karena pertimbangan agar cabor bisa fokus kepada pencarian bibit-bibit atlet demi kemajuan olahraga senam.

Karena itu, dalam muskablub kemarin sosok ketua yang dipilih adalah praktisi olahraga senam.

Dengan dipegang langsung oleh praktisi, harapannya cabor senam bisa lebih optimal dalam membina atlet.

”Kami juga sudah berkomunikasi dengan Pengurus Provinsi (Pengprov) Persani Jatim. Jadi, kami serahkan (organisasi) kepada teman-teman yang bisa fokus,” tegas Dian.

Sementara itu, ketua Persani Banyuwangi terpilih, Nur Efendi berharap, kepengurusannya nanti bisa membuat cabor senam lebih berprestasi.

Tahun ini ada beberapa event yang ditargetkan bisa menghasilkan medali bagi Banyuwangi.

”Ada event internasional antarklub pada Mei, kejuaraan provinsi (kejurprov) pada September, dan Indonesia open,” jelasnya. (fre/sgt/c1)

Editor : Niklaas Andries
#Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) #Kejurprov #koni banyuwangi #internasional #indonesia open #Persatuan Senam Indonesia #masa #olahraga #yoga #Ketua Umum #event #cabor #zumba #olahraga prestasi #banyuwangi #pengprov #bakti #Ketua #persani