Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Bela Timnas, Pembalap Sepeda Banyuwangi Raih Medali Perunggu di India

Fredy Rizki Manunggal • Jumat, 1 Maret 2024 | 17:18 WIB

 

GUDANG ALTET: Banyuwangi selain punya keindahan alam juga menyimpan potensi atlet berbakat khususnya balap sepeda
GUDANG ALTET: Banyuwangi selain punya keindahan alam juga menyimpan potensi atlet berbakat khususnya balap sepeda
Radarbanyuwangi.id – Prestasi moncer kembali digoreskan atlet asal Banyuwangi.

Atlet balap sepeda Arkana Galih Hafiz Sena yang membela Tim Nasional (Timnas) Balap Sepeda berhasil meraih medali perunggu di Kejuaraan Asia Track Championship 2024 yang diselenggarakan di New Delhi, India.

Galih yang berpasangan dengan kompatriotnya di tim ASC Monster, yakni Julian Abimanyu, sukses menorehkan prestasi di nomor Men Junior Omnium. Pada partai final, Galih dan Julian mengumpulkan poin 32, kalah dari pasangan pembalap Jepang yang berada di posisi pertama dengan poin 42 dan pasangan Korea yang berada di posisi kedua dengan poin 33. 

Pelatih ASC Monster M. Aliza Gibran mengaku bangga dengan perjuangan anak didiknya.

Dia mengatakan, meski mengalami cedera paha, Galih telah berjuang keras di kejuaraan Asia tersebut.

”Galih mengalami cedera paha saat latihan beberapa hari sebelum pertandingan. Tapi dia tidak mau menyerah dan tetap berjuang keras,” kata Gibran.

Sementara itu, Arkana Galih mengatakan bahwa nomor omnium merupakan nomor terakhir yang dia ikuti.

Oleh karena itu, dia ingin memberikan penampilan terbaik meski harus menahan rasa sakit saat bertanding di partai final.

”Di nomor lainnya saya kurang beruntung dan omnium ini adalah nomor terakhir saya. Jadi, tetap berusaha keras untuk meraih medali,” tuturnya.

Ketua ISSI Banyuwangi Guntur Priambodo mengatakan, prestasi Galih ini merupakan pencapaian yang membanggakan bagi Indonesia, khususnya bagi Banyuwangi.

”Kami berharap ini bisa memotivasi semangat untuk pembalap muda Banyuwangi lainnya. Dengan latihan keras dan strategi yang tepat semuanya bisa berprestasi,” katanya. (fre/sgt/c1)

 

Editor : Niklaas Andries
#pembalap muda #anak didik #korea #2024 #Strategi #pelatih #championship #omnium race #new delhi #indonesia #jepang #keras #rasa sakit #Tim Nasional #Track #kejuaraan asia #perunggu #atlet #timnas #junior #partai final #cedera paha #banyuwangi #medali #india #Ketua #issi banyuwangi #Men #Terbaik