RadarBanyuwangi.id – Suksesnya pelaksanaan lomba kreasi baris berbaris (LKBB) antarpelajar SMP dan SMA se Banyuwangi 4-5 September 2023 lalu tentu berkat dukungan banyak kalangan.
Salah satu pihak yang cukup berjasa membantu event tingkat pelajar tersebut adalah Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PUDAM) Banyuwangi.
Badan usaha milik daerah (BUMD) yang saat ini di bawah kepemimpinan Pjs Direktur Utama Abdur Rahman, itu memang aktif mendukung kegiatan kreativitas antar pelajar.
Salah satunya adalah LKBB yang digelar Dispora Banyuwangi dan Jawa Pos Radar Banyuwangi. “PUDAM Banyuwangi men-support penuh acara tersebut,” kata Abdur Rahman.
Ketua panitia LKBB Gerda Sukarno mengucapkan terima kasih atas dukungan dari PUDAM. “Semoga kerja sama ini tidak hanya berhenti di acara LKBB. Tapi juga pada even-even lain di masa mendatang,” kata Gerda.
Seperti diketahui, pelaksanaan LKBB panen apresiasi dari peserta, guru, pelatih, dan dewan juri. Event seperti ini dinilai bisa menumbuhkan sikap jasmani yang tegap, tangkas, penuh disiplin, dan rasa tanggung jawab.
Melihat kemeriahan acara dan tingginya animo sekolah yang mengikuti LKBB, ajang ini rencananya bakal digelar lagi tahun depan.
Selain acara yang tentunya bakal lebih spektakuler, jumlah peserta diupayakan akan ditingkatkan. Bukan hanya itu, kategori juara juga ditambah.
Misalnya ada kategori danton terbaik, kostum terbaik, suporter terheboh, hingga campuran peserta putra dan putri.
”Alhamdulillah, event LKBB ini boleh dibilang sukses dan lancar. Melihat kesuksesan acara, tahun depan bisa kita gelar lagi bersama Dispora,” ujar Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi Samsudin Adlawi.
Bahkan, kata Samsudin, tahun depan pihaknya akan menambah kategori untuk pemenang dan peserta. “Pesertanya bukan hanya kalangan pelajar, peserta umum juga bisa ikut,” ujar Samsudin.
Sekretaris Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi M. Alfin Kurniawan sependapat dengan usulan dari Direktur Jawa Pos Radar Banyuwangi tersebut.
Melihat animo dan potensi peserta, Pemkab Banyuwangi berencana menggelar LKBB secara rutin setiap tahun.
Tak hanya itu, kategori pemilihan juara lomba juga akan ditambah. Selain untuk tim-tim yang turun, kategori lain seperti suporter dan komponen lainnya juga akan masuk dalam penilaian juara.
Selain itu, Dispora juga merencanakan mengembangkan kategori peserta lomba.
Tak hanya pelajar, kategori SKPD dan umum akan dilombakan tahun depan.
”Kalau pesertanya banyak kita bisa tambah waktu pelaksanaannya. Kita melihat pelaksanaan pada edisi pertama cukup sukses. Bisa kita gelar kembali tahun depan,” ujar Alfin.
Perwakilan juri dari Dinas Pendidikan Banyuwangi Agus Sujiyono menambahkan, LKBB merupakan salah satu representasi dari Kurikulum Merdeka Belajar yang diterapkan di lapangan.
Bukan hanya baris-berbaris, siswa yang turun dalam lomba harus berlatih keras dan berjuang untuk bisa melakukan penyesuaian dengan rekan satu tim.
”Ada kekompakan dan kebersamaan dalam lomba ini. Tahun depan jenjang SD bisa diikutkan dalam LKBB,” usulnya. (fre/aif/c1)
Editor : Ali Sodiqin