Wali kota muda yang dikenal kaya inovasi itu tampak melebur bersama para atlet. Peluh keringat anak-anak muda Surabaya yang baru saja dan akan bertanding tak dihiraukan Eri. Eri menyalami satu per satu seluruh atlet, pelatih, dan ofisial.
Peluk hangat juga diberikan Eri untuk menyemangati para atlet. Mereka kemudian membentuk lingkaran dan melakukan doa bersama. Seusai doa, Eri memimpin yel-yel penyemangat. ”Surabaya… wani… wani… wani… juara!” teriak semuanya dengan kompak
Dukungan langsung Eri kepada para atlet berbuah manis. Surabaya menjadi juara umum cabor judo dengan menyapu 12 medali emas dari 21 emas yang diperebutkan. ”Selamat ya, anak-anakku. Kalian luar biasa. Sampai merinding saya melihat perjuangan kalian. Ini jadi bekal meraih prestasi lebih hebat lagi. Saya ada di garis terdepan mendukung prestasi anak-anak muda Surabaya,” ujar Eri kepada para atlet seusai berlaga.
Eri pun langsung memberikan uang saku tambahan kepada para atlet yang langsung disambut sorak-sorai anak-anak belasan tahun tersebut. Diwawancarai seusai menyaksikan final judo, Eri mengatakan, Surabaya bakal memperkuat integrasi sains olahraga (sport science) untuk memacu prestasi atlet asal Kota Pahlawan.
”Jadi, semua teratur. Dalam sport science, mulai dari teknik, gizi, kondisi fisik, dan sebagainya terukur secara ilmiah. Kita akan gandeng para ahli termasuk dari kampus-kampus. Surabaya kami siapkan naik level dalam dunia olahraga nasional,” papar Eri.
Sementara itu, para atlet tak menyangka Wali Kota Eri Cahyadi datang dan bergabung dengan para atlet. ”Tambah semangat, lihat Pak Wali Kota membaur, tidak peduli kami basah oleh keringat. Alhamdulillah, akhirnya bisa juara,” ujar Indra P., atlet Surabaya yang meraih emas judo pada kelas 66 kilogram. (aif/c1) Editor : Syaifuddin Mahmud