BANYUWANGI – Turnamen Badminton yang diselenggarakan oleh Persatuan Bulu Tangkis Seluruh Indonesia (PBSI) Banyuwangi mulai dibuka, Selasa (1/3) di GOR Tawangalun. Turnamen yang diikuti 200 peserta dari seluruh kelompok umur tersebut memperebutkan hadiah total Rp 35 juta.
Turnamen yang berlangsung di GOR Indoor Tawangalun tersebut dibuka langsung oleh Ketua Umum PBSI Banyuwangi Teguh Sumarno. Hadir dalam kesempatan tersebut Kapolresta Banyuwangi Kombespol Nasrun Pasaribu diwakilkan Kabag SDM Kompol Idham Kholid.
Turnamen yang berlangsung selama enam hari ini diharapkan bisa memunculkan bibit-bibit atlet bulu tangkis berbakat. ”Turnamen ini difasilitasi PBSI agar memberikan spirit kepada para atlet bulu tangkis,” ujar Ketua Panitia Didiek P. Maridjo.
Dengan fasilitas yang diberikan PBSI tentunya para atlet diharapkan bisa mengikuti ajang di tingkat karesidenan maupun provinsi. ”Dengan menggandeng Tuk Tuk Tea bisa memunculkan atlet unggul di Banyuwangi. PBSI nantinya bisa membawa para atlet ke ajang yang lebih tinggi,” kata Didiek.
Ketua Umum PBSI Banyuwangi Teguh Sumarno mengatakan, ajang turnamen bulu tangkis bisa menjadi ajang edukasi bagi masyarakat. Bukan hanya prestasi di bidang akademik yang menjadi harapan masyarakat, melainkan juga non-akademik. ”Prestasi anak-anak mulai olahraga, pendidikan, dan kreasi. Kita mengarahkan anak-anak untuk bermain sambil berprestasi,” katanya.
Ajang olahraga seperti bulu tangkis bisa menumbuhkan lahirnya atlet-atlet unggulan. Selain itu bisa menghasilkan generasi yang sehat dan kuat. ”Di samping melakukan penjabaran skenario besar skala nasional, PBSI wajib menggelar turnamen sehingga tidak vakum,” terangnya.
Menurut Teguh, ajang turnamen bulu tangkis yang sedang berlangsung sekarang ini seiring dengan program Banyuwangi Rebound. Prestasi para atlet diharapkan tidak hanya berada di tingkat regional, melainkan bisa menembus level dunia. ”Kita harap PBSI bisa mengolahragakan masyarakat maupun menjadikan edukasi non-akademik kepada anak-anak. Harapan kami bisa memunculkan generasi bangsa yang bagus, berprestasi, dan berdaya guna,” tegasnya.
Editor : Ali Sodiqin