BANYUWANGI – Kontingen sepatu roda Jawa Timur menyumbangkan medali perak dalam ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua. Tim Jatim harus mengakui keunggulan DKI Jakarta di nomor Team Time Trial (TTT) 10.000 meter putri.
Atlet sepatu roda asal Banyuwangi yang menyumbangkan medali perak adalah Cinta Angelly Khen. Dara berusia 18 tahun asal Dusun Krajan Desa/Kecamatan Licin ini, menjadi bagian tim putri sepatu roda Jawa Timur.
Tim DKI mencatatkan waktu tercepat 14 menit 40, 756 detik dan berhak atas medali emas. Jawa Timur di tempat kedua dengan catatan waktu 15 menit 15,493 detik dan berhak mendapatkan medali perak.
Nomor TTT 10.000 meter kategori putri ini diikuti oleh 8 provinsi, termasuk tim tuan rumah Papua yang mendapatkan medali perunggu dengan catatan waktu 15 menit 20,728 detik.
Ketum Cabor Sepatu Roda Banyuwangi Lutfi Rochman mengaku bangga dengan prestasi yang diraih oleh Cinta Angelly Khen. ”Sebetulnya Cinta Angelly Khen berangkat dari klub Sidoarjo. Namun, statusnya masih berpenduduk asli Banyuwangi,” kata Lutfi.
Lutfi berharap dengan raihan prestasi ini, akan dapat memotivasi atlet sepatu roda Banyuwangi. Pasalnya, Cinta Angelly Khen juga masih sering pulang ke Banyuwangi. Dia kerap berlatih bersama klub-klub sepatu roda di Banyuwangi. ”Semoga ini menjadi awal pertanda baik bagi cabor sepatu roda di Banyuwangi. Apalagi sebentar lagi juga akan ada Kejurprov dan Porprov,” terangnya.
Di cabor lainnya tim basket putri Jawa Timur lolos ke final. Pertandingan berlangsung di Basket Mimika Sport Complex, Kamis (7/10). Anak asuh Lena itu sukses mengalahkan DKI Jakarta dengan skor 71-47.
Dua atlet asal Banyuwangi ikut memperkuat tim basket putri Jatim. Serly Kurniawati berhasil menyumbangkan poin 7 poin 7 rebound. Sedangkan Devi Kartika Putri hanya bermain selama 1 menit 20 detik. Dengan kemenangan ini, tim basket putri Jatim akan menghadapi tim Bali di partai final.
Editor : Ali Sodiqin