Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Alamak! Pemkab Banyuwangi Tak Lagi Gelar Festival Surfing

Ali Sodiqin • Selasa, 8 Januari 2019 | 13:00 WIB
alamak-pemkab-banyuwangi-tak-lagi-gelar-festival-surfing
alamak-pemkab-banyuwangi-tak-lagi-gelar-festival-surfing

BANYUWANGI – Festival selancar atau surfing tampaknya tidak akan menghiasi agenda Banyuwangi kembali pada tahun ini. Rumitnya sistem pelaksanaan lomba dan tingginya biaya penyelenggaraan dianggap menjadi salah satu faktor tidak diselenggarakannya kembali festival surfing.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Banyuwangi, Wawan Yadmadi melalui Kabid Olahraga, Alfin Kurniawan mengatakan, Banyuwangi sebenarnya memperoleh banyak tawaran untuk menggelar festival surfing. Baik berskala nasional maupun internasional. Terakhir, Kementerian Pariwisata menawarkan penyelenggaraan World Surfing Series Indonesia untuk digelar di Banyuwangi pada akhir 2018 lalu.

Namun, kata Alfin, melihat rincian anggaran dan persiapan lainya, Pemkab Banyuwangi pun mengurungkan untuk menerima tawaran penyelenggaraan tersebut. “Tahun 2018 kita absen, termasuk untuk kite surfing. Ada beberapa faktor. Salah satunya biayanya terlalu besar. Untuk cost pembayaran juri dan perangkat saja bisa mencapai Rp 2 Miliar. Itu belum yang lainnya,” terang Alfin.

Selain itu, imbuhnya, penyelenggaraan even surfing sendiri sangat tergantung kepada cuaca. Jika angin sedang baik, penyelenggaraan even surfing bisa berjalan mulus. Tetapi ketika cuaca tidak mendukung, maka penyelenggaraan harus berhenti total. Itu karena para surfer pun akan enggan untuk bertanding.

“Cuaca juga menjadi kendala. Jadi kita tidak bisa memastikan jadwal. Bisa saja jadwal sudah terencana malah meleset. Atau waktu sudah diatur, juga meleset. Ini tentunya menguras energi dari penyelenggara,” terangnya.

Editor : Ali Sodiqin
#banyuwangi