Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Destinasi Wisata di Songgon Porak-Poranda

Rahman Bayu Saksono • Rabu, 27 Juni 2018 | 02:00 WIB
destinasi-wisata-di-songgon-porak-poranda
destinasi-wisata-di-songgon-porak-poranda

Sejumlah destinasi wisata yang berada di Kecamatan Songgon mengalami kerusakan cukup parah akibat diterjang banjir bandang, Jumat (22/6) lalu. Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Banyuwangi M. Yanuarto Bramuda mengatakan, pasca-banjir bandang pihaknya langsung melakukan koordinasi kepada sejumlah kelompok sadar wisata (pokdarwis).

Hasilnya, sejumlah destinasi wisata yang berada di Kecamatan Songgon banyak yang ludes atau rusak parah. ”Karena titik puncak awal berada di Songgon maka yang terdampak adalah wisata yang berada di Songgon,” ungkapnya.

Destinasi wisata yang mengalami kerusakan akibat banjir bandang, ungkap Bram, di an­taranya adalah Wisata Rumah Pohon Pinus, Karo Adventure, Air Terjun Lider, Air terjun Timur Curah (Timcor), Te­lunjuk Raung, dan Selendang Arum.

Destinasi wisata yang rusak, terang Bram terdapat pada fasilitas air terjun. Seperti pada Air Terjun Temcor yang sebelumnya diben­dung menggunakan batu karena terkena banjir maka batu penahan hanyut. ”Banyak batu yang hanyut jadi harus ditata ulang,” katanya.

Kerusakan terparah ada pada wisata rafting Karo. Pasalnya, ba­ngunan rest area gazebo yang berada persis di bibir sungai ha­nyut dibawa derasnya banjir. ”Ka­rena memang rata-rata sungai sebagai urat nadi wisata. Maka untuk sementara kami rekomen­dasi agar wisata rafting untuk tidak dibuka atau dilakukan ter­lebih dahulu hingga cuaca kembali normal,” jelas Bram.

Nominal kerugian yang ditim­bulkan akibat banjir bandang pada sejumlah destinasi wisata ter­sebut ditaksir mencapai Rp 50 juta. Pihaknya bersama-sama kelompok Pokdarwis akan kembali membangun kebersamaan dan menata ulang kawasan wisata tersebut. ”Pada banjir yang per­tama sebetulnya sangat bagus untuk rafting karena batu besar sudah minggir. Tapi banjir kedua ini kami belum cek ulang,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Desa Sumberarum Ali Nurfatoni mengatakan, sejumlah destinasi wisata yang berada di desanya hancur. Kerusakan terparah pada Air Terjun Selendang Arum. Hamparan batu yang menjadi landasan air terjun jebol. Praktis, tak ada lagi air terjun karena permukaan aliran nyaris air rata dengan sungai.

Sementara untuk Air Terjun Tem­cor masih bisa diperbaiki dan ditata ulang, begitu juga de­ngan fasilitas yang hanyut pada Air Terjun Telunjuk Raung. ”Mo­hon doanya semoga pokdarwis dan masyarakat bisa kompak untuk menata kembali kawasan wisata di desa kami,” tandas mantan wartawan Jawa Pos Radar Banyuwangi ini.

Editor : Rahman Bayu Saksono
#songgon #banjir #wisata