Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Nonton Tour de Ijen di Mana? Ini Rute yang Akan Dilewati, Bupati Ipuk: Even Dunia yang Menyuguhkan Keindahan Alam Banyuwangi

Fredy Rizki Manunggal • Senin, 22 Juli 2024 | 16:30 WIB
Suasana Opening Ceremony International Tour de Banyuwangi Ijen yang dilaksanakan di depan kantor Pemkab Banyuwangi Minggu (21/7) malam.
Suasana Opening Ceremony International Tour de Banyuwangi Ijen yang dilaksanakan di depan kantor Pemkab Banyuwangi Minggu (21/7) malam.

RadarBanyuwangi.id - Edisi ke-8 International Tour de Banyuwangi Ijen (ITdBi) tahun 2019 lalu bukan menjadi even balapan yang terakhir.

Tahun ini, Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani Azwar Anas kembali menggelar even balap kelas Internasional yang digelar dalam empat etape.

Kepastian kembali digelarnya ITdBi diwujudkan dengan kemeriahan Opening Ceremony yang dilaksanakan di depan kantor Pemkab Banyuwangi Minggu (21/7) malam.

Seluruh pembalap dari 20 tim yang akan turun selama pelaksanaan ITdBI diperkenalkan di hadapan masayrakat yang hadir.

Pembalap dari berbagai negara itu sekaligus menjadi saksi Banyuwangi telah kembali pulih dan siap menjadi tuan rumah even-even internasional paska dihantam badai Covid-19.

Bupati Banyuwangi Ipuk Fiestiandani mengatakan, setelah jeda selama empat tahun, Tour de Banyuwangi Ijen akhirnya bisa kembali hadir pada tahun 2024.

Pelaksanan even itu menandai “Epic Comeback” yang spesial di tengah absennya event road cycling Union Cycliste Internationale (UCI) Asia Tour di Indonesia.

Ipuk mengatakan, ajang ITdBI ini bukan sekedar soal kecepatan dan daya tahan pebalapnya saja, tapi juga soal semangat juang, sportivitas, dan kebanggaan masyarakat Banyuwangi.

"Kejuaraan bersepeda internasional ini lebih dari sekedar perlombaan; ini adalah perayaan atas keindahan alam, keragaman budaya, dan kehangatan serta keramahtamahan masyarakatnya yang menawan di Banyuwangi."kata Ipuk.

Selama balapan, Ipuk mengatakan Pembalap bisa menyusuri beragam panorama menakjubkan, mulai dari garis pantai yang memesona, hutan lebat penuh flora dan fauna, hingga gunung berapi Ijen yang memesona dengan api birunya.

Mereka juga akan disuguhi pengalaman tak terlupakan di International Tour de Banyuwangi Ijen.

Ini adalah daya tarik unik bagi pengendara sepeda dan wisatawan dari seluruh penjuru dunia.

Sebagai ajang balap sepeda internasional yang masuk dalam kalender UCI dan menduduki peringkat terbaik se-Asia. 

"Tour de Banyuwangi Ijen berperan penting dalam memajukan wisata olahraga di Banyuwangi. Ini bukan hanya tentang semangat kompetitif para pembalap di lintasan; Tour de Banyuwangi Ijen telah memberikan dampak positif terhadap perekonomian masyarakat Banyuwangi,"imbuh Ipuk.

Peningkatan pendapatan masyarakat, penciptaan lapangan kerja baru, dan tumbuhnya berbagai usaha kecil dan menengah menjadi bukti nyata kontribusi kejuaraan ini terhadap kesejahteraan masyarakat. Di samping perannya sebagai Role Model Asian Tour di Indonesia.

"Saat ini, ITdBI kembali hadir dengan semangat baru. Kami yakin acara ini akan semakin sukses dan membawa manfaat yang lebih besar bagi Banyuwangi dan masyarakatnya. Kepada para pesepeda, selamat datang di Banyuwangi. Sambutlah keindahan alam dan kehangatan budaya Banyuwangi. Kepada seluruh masyarakat Banyuwangi, mari bersama-sama kita sambut ITdBI dengan semangat, disiplin, dan penuh semangat. Mari kita jadikan acara ini sebagai momen untuk menampilkan keramahtamahan dan budaya terbaik banyuwangi kepada dunia," kata Ipuk. 

ITdBI tahun ini akan diikuti 20 tim dari dalam dan luar negeri. Balapan akan digelar dalam empat etape yang berlangsung pada 22-25 Juli 2024.

Para pembalap akan beradu cepat melintasi jalur sepanjang total 632 kilometer (km) dengan rute yang berbeda dengan ITdBI sebelum-sebelumnya.Rute kali ini, yakni etape satu rute Tegalsari - Kantor Pemkab Banyuwangi, etape dua Alas Purwo - Kantor Pemkab Banyuwangi, etape tiga Dusun Kakao - Kantor Pemkab Banyuwangi, dan etape terakhir Pantai Boom - Paltuding, Ijen.

Ada 16 tim kontinental di antaranya Victoria Sport, St George Continental, Kinan, 7Eleven Philipines,Rojaai Insurence, LX Cycling Team, VC Fukuoka, Trengganu, CCache X Par Kup, KGB, Nusantara Cycling Team,  Malaysia Pro Cycling, Asian Racing Team, Universe Cycling Team, Ferei Quick Mongolia Panda, Grant Thorton.

Ditambah tim nasional Indonesia, dan tiga klub yaitu BRCC, Dr.J dan Pontianaka Wijaya Racing Team.

Chairman ITdBI, Guntur Priambodo mengatakan Tour de Banyuwangi Ijen merupakan perpaduan menarik antara ajang promosi olah raga dan pariwisata di Banyuwangi, Jawa Timur. Acara ini merupakan tahun ke 9 sejak diselenggarakan, menyusul kesuksesan acara sebelumnya yaitu tahun 2012, 2013, 2014, 2015, 2016, dan 2017.2018 dan 2019.

"Acara ini akan disiarkan oleh media massa nasional dan internasional. Oleh karena itu, ini merupakan kesempatan emas untuk memperkenalkan lokasi wisata Banyuwangi ke dunia internasional dengan menghadirkan konsep kolaborasi olahraga dan pariwisata."kata Guntur.

Race Director Jamaluddin Mahmood menambahkan, empat tahun absenya ITdBI membuat kerinduan tersendiri bagi mereka yang terlibat dalam even tesebut.

Baca Juga: Awas Ketinggalan Kereta Api, Awali Waktu Kedatangan di Beberapa Stasiun Ini Selama International Tour de Banyuwangi Ijen 2024 Berlangsung

Karena itu, dia mengaku senang ketika akhirnya even yang digelar sejak tahun 2012 itu kembali dilaksanakan.

"Semoga Tour de Ijen kembali bisa digelar menjadi even tahunan yang membuat para pembalap terus memiliki keterikatan dengan Banyuwangi," imbuhnya.

Sementara itu, Even Director ITdBI, M Alfin Kurniawan berharap pada gelaranya yang kesembilan ini Banyuwangi bisa menyajikan sajian even yang lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Baik dari sisi infrastruktur maupun teknis pelaksanaan kegiatan.

"Pemerintah ingin terus mendorong event olahraga dan pariwisata untuk meningkatkan sektor perekonomian serta mengenalkan Banyuwangi sebagai destinasi wisata kelas internasional."pungkasnya. (fre)

Editor : Ali Sodiqin
#nonton #International Tour de Banyuwangi Ijen #tanjakan neraka #2024 #even dunia #opening ceremony #rute #Balapan Dunia Lewat Kampung #pemkab banyuwangi #uci #itdbi #keindahan alam #tour de ijen #Ipuk Fiestiandani #balap sepeda #banyuwangi #Union Cycliste Internationale