Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Kabar Gembira, Harga Kambing di Situbondo Masih Murah, Cocok untuk Stok Kurban Idul Adha

Redaksi • Jumat, 16 Mei 2025 | 01:00 WIB
JELANG IDUL ADHA: Peternak kambing di Desa Klampokan, Kecamatan Panji, Situbondo, memperlihatkan beberapa kambing miliknya, Rabu (14/5).
JELANG IDUL ADHA: Peternak kambing di Desa Klampokan, Kecamatan Panji, Situbondo, memperlihatkan beberapa kambing miliknya, Rabu (14/5).

RADARBANYUWANGI.ID - Menjelang Hari Raya Kurban harga kambing di Kabupaten Situbondo biasanya melonjak di pasaran.

Ini bisa dilihat tahun sebelumnya, harga kambing naik drastis. Namun, menjelang Idul Adha tahun ini, tanda-tanda tersebut belum kelihatan.

Anwari, 27, salah satu pedagang mengaku heran dengan keadaan tersebut. "Biasanya selepas bulan Ramadan harga kambing terus melonjak naik, tetapi tahun sekarang bukannya naik, malah turun," katanya, Rabu (14/4/2025).

Perayaan Idul Adha kurang beberapa pekan seperti saat ini, kata dia, para tengkulak biasanya sudah banyak menyetok kambing.

Sebab, itu biasanya dilakukan sebelum masuk Bulan Ramadan. Harga kambing saat itu relatif murah.

”Kalau tengkulak sudah tidak membeli kambing saat ini, karena mereka sudah nyetok jauh-jauh hari, jadi untuk pedagang agak susah,” paparnya.

Dia merinci untuk harga kambing jenis jantan saat ini di bandrol Rp 1,4 juta perekor. Kalau jenis betina hanya dibandrol Rp 900 ribu perekor.

"Kalau di Bulan Zulhijah tahun lalu biasanya jenis jantan dibadrol Rp 1,9 hingga Rp 2 juta perekor, kalau yang jenis betina paling murah sudah Rp 1,5 juta perekor," rincinya.

Menurutnya, selepas Bulan Haji, harga kambing akan terus turun karena berkurangnya minat pembeli. "Harga kambing mahal biasanya hanya bulan ini saja dan itu pun sebentar. Habis Idul Adha akan kembali turun. Tapi, saat ini belum ada kenaikan drastis," ungkapnya.

Sementara itu Sabariyanto Peternak kambing asal Kecamatan Panji mengungkapkan, harga kambing sudah mulai naik meskipun tidak banyak.

"Bulan lalu kambing hanya dibandrol Rp 400 ribu hingga Rp 500 ribu perekor, untuk saat ini alhamdulillahh sudah lumayan lebih mahal meski hanya Rp 1 jutaan perekornya, "bebernya.

Dijelaskan, tinggi-rendahnya harga kambing dipengaruhi stok kambing di pasaran yang  saat ini dinilai lebih banyak dibandingkan tahun sebelumnya.

"Sekarang ini banyak yang beternak kambing, makanya di pasar hewan harganya murah. Saya jual di pedesaan saja, harganya lebih mahal," ucapnya. (pri/mg1-M Rifai)

Editor : Ali Sodiqin
#situbondo #idul adha #hewan kurban #hari raya kurban #harga kambing #kambing