RADARSITUBONDO.ID - Harga hewan kurban mengalami kenaikan menjelang Hari Raya Idul Adha 1446 H. Sapi misalnya, perekor naik rata-rata Rp 2 juta.
Dikutip dari Radar Situbondo, menjelang musim kurban tahun ini, harga sapi untuk kurban dibandrol mulai Rp 15 juta hingga Rp 50 juta perekor. Padahal, bulan sebelumnya, harga sapi masih di kisaran Rp 15 juta hingga Rp 30 juta.
Samsuri, salah satu pedagang menyampaikan harga sapi kurban tahun ini mengalami kenaikan dibandingkan dengan bulan sebelumnya. Apalagi beberapa bulan sebelumnya harga sapi memang mengalami penurunan dan tidak stabil.
"Untuk harga sapi saat ini sudah dirasa normal kembali di bandingkan awal bulan Januari yang sempat anjlok, dan pasar sapi ditutup," paparnya, Minggu (11/5).
Dia merinci untuk harga sapi di bulan sebelumnya mengamli penurunan Rp 2 juta sampai Rp 3 juta perekor. Ini disebabkan virus PMK dan juga masih jauh dari musim kurban.
"Untuk saat ini 1 ekor sapi kurban hargannya mulai dari 15 juta hingga 50 juta artinya sudah mengalami kenormalan harga," ungkapnya.
Sementara itu Holil selaku pembeli sapi asal Bondowoso menuturkan harga sapi menjelang hari raya kurban memang akan selalu mengalami kenaikan.
Karena, bulan menjelang hari raya Idul Adha biasanya adalah momen bagi pedagang sapi maupun peternak untuk diperjualbelikan serta peminatnya lumayan banyak.
"Untuk saat ini malah banyak yang menjual dari pada membeli mungkin karena musim haji," ungkapnya Minggu (11/5).
Menurutnya, harga sapi di musim haji tahun ini masih relatif normal tidak mengalami kelonjakan harga yang melambung sehingga masih terjangkau.
"Kalau harga sapi berjenis betina agak murah, di bandingkan dengan sapi jenis jantan yang luamyan lebih mahal, " bebernya.
Dia juga berkeinginan agar harga sapi tetap stabil dan normal, karena pedagang dan pembeli sama-sama berharap keuntungan dan tidak mau ada yang dirugikan, " tutupnya. (mg1/pri)
Editor : Ali Sodiqin