Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Lapor Polisi Kena Begal, Pemuda di Situbondo Ini Ternyata Jatuh Sendiri karena Mabok

Moh Humaidi Hidayatullah • Rabu, 23 April 2025 | 20:00 WIB
KLARIFIKASI: Jamaluddin, 29, (tiga dari kiri)  warga Kampung Laok Bindung, Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, memberi pernyataan di kantor Polsek Kapongan, Selasa (22/4).
KLARIFIKASI: Jamaluddin, 29, (tiga dari kiri) warga Kampung Laok Bindung, Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, memberi pernyataan di kantor Polsek Kapongan, Selasa (22/4).

RADARBANYUWANGI.ID – Polisi berhasil mengungkap laporan palsu Jamaluddin, warga Kampung Laok Bindung, Desa Landangan, Kecamatan Kapongan, Situbondo, yang mengaku sebagai korban begal di jalan raya Kapongan, Sabtu lalu (19/4).

Setelah diselidiki, pria 29 tahun itu ternyata jatuh sendiri lantaran berkendaraan dalam pengaruh minuman keras.

Kasihumas Polres Situbondo, AKP Achmad Soetrisno, menegaskan bahwa tim Resmob Polres Situbondo langsung dikerahkan begitu Jamaludin mengaku sebagai korban pembegalan.

Mereka langsung melakukan pelacakan dengan meminta keterangan sejumlah saksi. Hasilnya, keterangan Jamaludin ternyata tidak benar.

“Setelah memeriksa puluhan saksi, termasuk orang tua korban, pemilik kafe, dan tenaga medis yang merawat Jamaluddin, polisi mengungkap kebohongan Jamaludin. Jamaludin ini bukan dibegal, tapi jatuh sendiri akibat mabuk,” ucap AKP Sutrisno.

Kata dia, sebelum mengalami kecelakaan, Jamaludin sempat mengonsumsi minuman keras di Taman Pancing, Kecamatan panji.

Ponselnya yang dinyatakan diambil oleh begal ternyata hilang. Namun dia takut untuk mengakui kepada orang tuanya.

“Kami menduga ponsel tersebut hilang saat korban mabuk dan tertidur di kafe, atau jatuh saat berkendaraan pulang. Soal luka pada bagian kepala juga bukan bekas pentungan tapi akibat benturan saat jatuh, sesuai dengan keterangan tim medis,” imbuh Sutrisno.

Dikatakan, Jamaludin sudah mengakui kebohongannya di hadapan keluarga. Itu juga disaksikan kepala dusun.

Jamaludin yang juga menyebar video sebagai korban begal pada saat masuk rumah sakit, juga meminta maaf.

“Jamaludin sudah membuat video pengakuan dan permintaan maaf kepada masyarakat serta pihak kepolisian," ujar Sutrisno.

Polres Situbondo kini tengah mendalami kemungkinan adanya unsur pidana dalam laporan palsu Jamaludin. 

Kasihumas mengimbau masyarakat untuk tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum terverifikasi.

"Laporkan kejadian mencurigakan ke pihak berwajib. Jangan memanfaatkan isu kriminal untuk menutupi kesalahan pribadi," pungkas Sutrisno. (hum/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#Begal #jatuh dari motor #bohong #mabuk #lapor polisi #Kapongan #polres situbondo