SITUBONDO, RadarBanyuwangi.id – Sumahwi, 50, warga Desa/Kecamatan Jangkar, Situbondo, dilaporkan hilang oleh keluarganya.
Sebab, nelayan yang berangkat memancing ikan sendirian itu, sudah empat hari tidak pulang. Hingga Jumat (22/12), belum ada kepastian keberadaan Sumahwi.
Sumahwi pamit berangkat memancing lima hari yang lalu (18/12) ke perairan Sapudi, Sumenep, Madura. Namun sejak hari keberangkatan itu, Sumahwi hingga kini tak pulang dan belum diketahui keberadaannya.
“Biasanya dapat tiga hari sudah pulang. Tapi Sumahwi tidak pulang dan tidak memberi kabar kepada pihak keluarga,” kata Koordinator BPBD Situbondo, Puriyono.
Kata dia, berdasarkan pengakuan dari keluarga, Sumahwi berangkat sendirian menggunakan perahu pancingan jenis payangan. Sumahwi juga tidak membawa ponsel sehingga sulit dihubungi.
“Sumahwi memang tidak pegang HP. Sehingga, jika memang terlantar di perairan Madura akan sulit menghubungi pihak keluarga, karena Sumahwi juga tidak hapal nomor HP keluarganya,” tegas Puriyono.
Dikatakan, pihak keluarga sudah melakukan pencarian ke tengah laut. Tapi sejumlah nelayan yang sudah ikut mencari juga tidak menemukan keberadaan Sumahwi.
“Sebelum laporan ke polisi, anak kandung Sumahwi dan warga sudah mencari ke tengah laut. Hasilnya nihil,” ungkap Puriyono.
Akhirnya keluarga laporan ke polsek. Dari sanalah polisi, koramil, anggota TNI AL Pos Jangkar sekaligus Polairud Polres Situbondo mendatangi rumah korban. Tujuannya untuk mendapatkan informasi yang akurat.
“Dapat penjelasan korban, kami langsung koordinasi dengan Basarnas Pos Sumenep. Kami juga sudah koordinasi dengan Basarnas Pos SAR Jember untuk melakukan pencarian,” pungkas Puriyono. (hum/pri)
Editor : Ali Sodiqin