Jawa Pos Radar Situbondo – Pencuri sepatu di halaman Masjid Nurul Abror Desa/Kecamatan Panarukan, Situbondo, viral di media sosial (medsos).
Sebab, selain melakukan pencurian sepatu milik jamaah masjid, pelaku juga memukul sopir travel dan mengaku sebagai anggota Brimob.
Dirta Adhiyatma Gunawan, warga Desa/Kecamatan Panarukan mengatakan, pria berbadan tegap itu viral diawali dari persoalannya dengan sopir travel yang dipukul, Rabu (18/10) sekitar pukul 11.30.
Saat memukul sopir travel bernopol P 7060 EA, kejadian itu direkam sejumlah penumpang dan diviralkan.
“Sopir travel saya dipukul dengan alasan yang tidak masuk akal. Sudah memukul, juga ngaku-ngaku sebagai anggota Brimob,” kata Gunawan, pemilik travel kepada Jawa Pos Radar Situbondo, Kamis (19/10).
Diungkapkan, pemukulan tersebut dilatarbelakangi persoalan sepele. Saat itu, sopir travel membawa penumpang melaju dari arah Surabaya ke Banyuwangi.
Nah, setibanya di Desa Klatakan, Kecamatan Kendit, sopir travel mendahului kendaraan di depannya. Kebetulan terduga maling sepatu melaju dari arah berlawanan.
“Sopir saya ngaku kalau jaraknya sudah sangat jauh, dia mendahului memang karena sudah sepi dan hanya ada sepeda motor dari depan,” kata Gunawan.
Dikatakan, begitu salipan maling sepatu balik kanan dan mengejar travel. Akhirnya travel dipepat dan diminta untuk berhenti. Setelah berhenti terduga pelaku langsung bentak-bentak dan memukul sopirnya.
“Terduga maling itu menantang, meminta agar sopir saya melanjutkan hal ini ke ranah hukum. Ya sambil ngaku-ngaku kalau dirinya anggota Brimob,” tegas Gunawan.
Akibat kejadian tersebut, sejumlah penumpang yang merekam pemukulan langsung menviralkan di medsos.
Dari postingan itulah, terungkap bahwa orang yang mengaku bagian dari Brimob itu mencuri sepatu di halaman Masjid Panarukan.
“Saat saya unggah videonya, ada takmir masjid di Panarukan yang menghubungi saya. Katanya, orang yang memukul sopir saya terekam CCTV saat mencuri sepatu di masjid,” ujar Gunawan.
Karena sudah mengumpulkan banyak bukti, dia meminta kepada sopirnya untuk laporan ke Mapolsek Kendit. Harapannya maling sekaligus pria yang mengaku-ngaku sebagai anggota brimob segera ditangkap.
“Saya berharap, pelaku ditangkap. Kalau dibiarkan bisa tambah sombong, dan seringkali memukul orang sambil mengaku anggota Brimob,” tutur Gunawan.
Kapolsek Kendit Iptu Pol Harsono membenarkan adanya laporan tersebut. Pihaknya masih mencari identitas dari orang yang sudah divideo oleh penumpang travel.
“Laporannya sudah masuk, kami masih mencari identitas orang yang dilaporkan. Tapi kalau gambar terlapor sudah ada,” tutup Suharsono. (hum/pri)
Editor : Ali Sodiqin