Jawa Pos Radar Situbondo – Lokalisasi Burnik diklaim telah bersih dari kegiatan prostitusi. Apalagi setelah warga sekitar dan Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Situbondo rutin menjaga tempat tersebut.
Sebab, keberadaan pekerja seks komersial (PSK) yang beroperasi di tempat tersebut sangat meresahkan masyarakat.
Kepala Bidang (Kabid) Tramtibmas di Satpol PP Situbondo, Maharani mengatakan, untuk meniadakan kegiatan prostitusi di Burnik, membutuhkan waktu.
Sebab, para PSK masih sempat beroperasi meski pun sudah dilakukan penjagaan.
"Waktu dijaga petugas dan warga, PSK yang mangkal di burnik kosong. Tapi, ketika tidak dijaga, mereka kembali mangkal," ujarnya, Minggu (8/10).
Maharani mengatakan, perbuatan yang dilakukan PSK membuat warga sekitar geram. Sehingga lokasi tersebut terpaksa dijaga rutin setiap malam.
"Setelah rutin dijaga setiap malam, Alhamdulillah ada hasilnya. Sudah tidak ada lagi PSK yang mangkal," ucapnya.
Dijelaskan, bahwa hingga saat ini Burnik sudah bersih dari kegiatan prostitusi. Hal itu berkat kerjasama warga dan petugas.
"Kebetulan rumah saya di dekat Burnik. Saya perhatikan sudah tidak ada itu PSK di situ (Burnik)," jelasnya.
Selain itu, Maharani menjelaskan, upaya petugas untuk menertibkan Burnik sering kali gagal. Namun, setelah didukung warga hal itu membuahkan hasil.
"Diakui memang peran masyarakat sangat penting. Terbukti Burnik bisa ditertibkan," ucap Maharani.
Dia berharap, masyarakat ikut terlibat menertibkan kegiatan prostitusi di Situbondo. Sebab, keberadaan PSK meresahkan.
"Harus ada keterlibatan masyarakat untuk menertibkan PSK. Karena lebih efektif ketika masyarakat ikut berperan," pungkasnya. (wan/pri)
Editor : Ali Sodiqin