Berita Daerah Edukasi Ekonomi Film Game Internasional Kasuistika Kesehatan Kuliner Lifestyle Nasional Otomotif Pemerintahan Peristiwa Politik Seni & Budaya Sports Teknologi Tips & Trik Travelling

Sering Digelar Habis Subuh, Jalan Lingkar Utara Panarukan Jadi Lokasi Favorit Balapan Liar

Humaidi. • Rabu, 13 September 2023 | 00:30 WIB
BALAPAN PAGI: Dua pembalap liar sedang bersiap untuk merebut juara di jalan Desa Duwet, Kecamatan Panarukan, Senin (11/9).
BALAPAN PAGI: Dua pembalap liar sedang bersiap untuk merebut juara di jalan Desa Duwet, Kecamatan Panarukan, Senin (11/9).

RADAR SITUBONDO – Puluhan pemuda menyaksikan balapan liar di kawasan Jalan Lingkar Utara (JLU) yang ada jalan Desa Duwet, Kecamatan Panarukan, Situbondo, Senin (11/9) sekitar pukul 05.00.

Balapan tanpa pengamanan tersebut dikeluhkan sejumlah warga setempat. Sebab sangat mengganggu orang yang datang berbelanja dari pasar.

Informasi yang Jawa Pos Radar Situbondo, balapan tersebut dihadiri sejumlah pembalap dari Banyuwangi.

Mereka tertarik untuk mengadu kecepatan kendaraannya dengan pemuda Situbondo. Balapan disepakati dilakukan di jalan desa duwet yang masih mulus dan lurus.

Mereka bertemu di lokasi sekitar pukul 03.30 dini hari. Begitu matahari terbit dari timur, para pembalap memulai aksinya.

“Saya harus terlambat mau jualan gara-gara ada balapan liar. Jalannya langsung ditutup dan dibuka setelah yang balapan jalan. Mereka bisa seenaknya karena di waktu itu belum ada polisi. Jadi sepertinya memang sengaja mencari waktu yang tidak ada petugas,” kata Taufik, warga Duwet.

Kata dia, balapan tersebut sudah kesekian kalinya. Sehingga wajar jika sejumlah warga merasa terganggu. Pengendara juga harus terganggu karena tidak bisa mengakses jalan seperti biasanya.

“Bukan hanya saya yang terganggu, yang lain banyak yang merasa terganggu. Apalagi yang punya sawah di dekat jalan,” kata Taufik.

Kata dia, balap liar tersebut perlu ditertibkan. Sebab, selain membahayakan orang lain, juga sangat membahayakan pelaku balapan. Setiap pembalap tidak ada yang menggunakan pengaman.

“Ngeri balapannya. Kalau yang balapan jatuh hanya dua pilihan, ke rumah sakit atau kuburan,” kata pria anak satu itu sambil tertawa. (hum/pri)

Editor : Ali Sodiqin
#Balapan Liar #kuburan #panarukan #rumah sakit #jalan lingkar utara